BANTENRAYA.COM – Selama bulan ramadan, Pemerintah Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon tetap akan mengoptimalkan pelayanan.
Camat Ciwandan Agus Ariyadi menyebutkan, bulan puasa jangan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan.
Kecamatan Ciwandan selain memiliki program unggulan selama bulan ramadan yaitu Ngabar atau Ngabuburit Bareng, pihaknya juga mengoptimalkan pelayanan administrasi di kantor.
Agus Ariyadi mengatakan, pelayanan di kantor pada saat jam kerja sesuai arahan dari Walikota Cilegon.
Jam operasional pada hari Senin sampai Kamis pelayanan buka sampai pulul 15.00 WIB dan Jumat sampai pukul 15.30 WIB.
“Untuk pelayanan di kantor secara administrasi masih sama seperti biasanya yaitu urusan KTP, SKTM, dan lain-lain,” katanya kepada Banten Raya, Selasa 24 Februari 2026.
BACA JUGA: Robinsar Nilai Plt Sekda Kota Cilegon Bantu Kerja Dirinya dan Sering Turun ke Masyarakat
Meskipun sedang bulan ramadan, menurutnya, puasa bukan alasan menghalanginya tak memberikan pelayanan yang optimal.
“Ramadan ini ga boleh mengganggu pelayanan, jangan dijadikan puasa itu untuk alasan bermalas-malasan,” tuturnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat maupun pegawai di Kecamatan Ciwandan untuk tetap produktif saat bulan ramadan.
“Puasa itu harus tetap banyak gerak, harus melayani masyarakat juga, karena puasa itu bulan berkah jangan sampai kita hanya diam saja,” tegasnya.
Selama ramadan juga, Agus tetap meninjau dan kunjungan ke lingkungan masyarakat di sekitar Ciwandan.
BACA JUGA: Robinsar-Fajar Klaim 17 Janji Kampanye Berjalan, Bakal Tuntas Dalam Satu Periode
“Ramadan kami juga tetap meninjau ke lapangan, di kantor tetap ada yang standby juga jadi ga semuanya ke lapangan,” tuturnya.
Ia juga turut mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama di lingkungan Ciwandan supaya tak bermalas-malasan.
Serta diimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain nanti.
“Mari jaga kesucian bulan ramadan ini bersama-sama, generasi muda tolong jangan bermalas-malasan, jangan lakukan main petasan, perang sarung, khawatir berdampak menjadi hal yang tidak baik,” imbaunya.***

















