BANTENRAYA.COM – Investor restoran masakan Padang Payakumbuah dan juga influencer Arief Muhammad tertarik menyewa Gedung Iwak Banten untuk melebarkan bisnis usaha kulinernya di Kota Serang.
Gedung Iwak Banten dinilai Arief Muhammad sangat strategis karena lokasinya di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Ketertarikan Arief Muhammad membuka cabang restoran masakan Padang Payakumbuh dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Zeka Bachdi ditemui di Setda lantai 1 Puspemkot Serang, Selasa 27 Januari 2026.
BACA JUGA: Ingin Sekolah Internasional Gratis? Beasiswa SMP–SMA Singapura 2026 Masih Dibuka
Kepala Disparpora Kota Serang Zeka Bachdi mengatakan, Gedung Iwak Banten sudah mendapat restu dari Kepala Daerah untuk disewakan kepada investor atau pengusaha yang berminat membuka usaha di Kota Serang.
“Gedung Iwak Banten itu kan Pak Wali memang membolehkan bagi investasi manapun ya untuk datang selama mengikuti aturan yang ada,” ujar Zeka, kepada Bantenraya.com.
Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyewakan aset Iwak Banten disambut oleh salah seorang pengusaha kuliner Indonesia.
“Alhamdulillah kemarin ada salah satu investor dan pengusaha papan atas dari Indonesia namanya Pak Arief Muhammad datang melihat gedung, dan berkeinginan membuka usaha rumah makan Payakumbuh dan lain-lain di satu lokasi itu. Alhamdulillah kita layani kemarin,” jelas dia.
Zeka meyakini sekali kans investor Arief Muhammad pemilik restoran Payakumbuh bakal membuka usaha kulinernya di Gedung Iwak Banten.
“Dan kemungkinan besar sih 90 persen akan ada investasi masuk di Kota Serang terkait usaha,” katanya penuh semangat.
Ia menyebutkan nilai sewa gedung Iwak Banten dan seluruh toko yang ada di Iwak Banten senilai Rp 228 juta per tahun.
“Iwak Banten itu kalau di KPKNL hasil sewanya sekitar 228 juta per tahun. Iya itu semua sama toko-tokonya,” ucap Zeka.
Zeka mengatakan, rencana penyewaan kawasan gedung Iwak Banten tidak lama akan terealisasi, karena saat ini tengah dalam proses pembuatan draft memorandum of understanding (MoU) nya.
“Kalau kemarin sih mereka meminta kita bikin draft dulu, dan kemungkinan besar sih tidak lama lagi kita akan MoU bareng dia. Iya kurang lebih mungkin satu bulan inilah kurang lebih ya,” tandas dia. ***


















