BANTENRAYA.COM – Tren wisata quietcation atau istilah lain dari kosep liburan yang menekankan ketenangan, menjadi tren baru bagi para pelancong di tahun 2026.
Quietcation kerap berjalan beriringan dengan slow travel, yakni gaya berwisata yang mendorong pelancong untuk tinggal lebih lama, mengurangi agenda berlebihan, serta benar-benar menyatu dengan ritme kehidupan lokal.
Kawasan Asia dinilai menjadi tempat paling ideal untuk melakukan tren ini, berkat kekayaan budaya, lanskap alam yang beragam, serta filosofi hidup yang dekat dengan alam dan keseimbangan batin.
BACA JUGA: El Clasico Persib vs Persija, Maung Bandung Bisa Tampil dengan Kekuatan Penuh
Bantenraya.com mengutip dari Times of India, berikut lima destinasi di Asia yang diprediksi menjadi pilihan favorit quietcation pada 2026:
1. Mechuka (India)
Terletak di lembah Himalaya, Mechuka dikenal sebagai destinasi yang cocok untuk digital detox. Keterbatasan koneksi internet justru menjadi daya tarik utama.
Dikelilingi perbukitan, hutan, dan aliran sungai yang tenang, Mechuka menghadirkan ruang untuk benar-benar beristirahat, tanpa gangguan jadwal padat maupun notifikasi digital.
2. Luang Prabang (Laos)
Luang Prabang menawarkan suasana kota kecil yang tenang di pertemuan Sungai Mekong dan Nam Khan.
Aktivitas khas di sini jauh dari hiruk-pikuk, mulai dari menyaksikan ritual sedekah pagi para biksu hingga bersantai di kafe tepi sungai.
3. Noto Peninsula (Jepang)
Semenanjung Noto di Jepang barat menjadi contoh nyata konsep hidup lambat yang masih terjaga. Desa nelayan dan pertanian tradisional berdampingan dengan alam pesisir yang tenang.
Wisatawan dapat menikmati pemandian air panas alami, kuliner lokal berbahan segar, serta suasana sunyi yang jauh dari keramaian kota besar.
















