BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar mengaku telah menyisihkan anggaran dari APBD Kota Cilegon sebesar Rp10 miliar untuk mengelola tata wajah Kota Cilegon.
Diketahui, saat ini Pemkot Cilegon tengah gencar melakukan revitalisasi pusat wajah Kota Cilegon di berbagai tempat.
Melalui kepemimpinan Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo, Pemkot Cilegon terus mengupayakan membangun ruang publik yang nyaman untuk masyarakat Kota Cilegon.
BACA JUGA: OB di Inspektorat Kabupaten Lebak Diduga Dianiaya Atasan, Kini Pilih Mengundurkan Diri
Ruang publik tersebut sebagai salah satu upaya Pemkot Cilegon dalam menyediakan tempat healing baru bagi masyarakat Kota Cilegon.
Untuk diketahui, proyek pembangunan tata kelola wajah kota saat ini yaitu di area depan Tugu Baja Landmark Cilegon, di samping Taman Polres, dan pemindahan kabel semrawut ke bawah tanah.
Yang baru saja diresmikan yaitu Taman Monumen Geger Cilegon dan dilengkapi dengan tulisan asal usul dari sejarah Geger Cilegon di sekeliling taman tersebut.
BACA JUGA: Ini Daftar 4 Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik Ketika Pendaftaran
Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, pihaknya akan fokus dalam mengelola pusat tata wajah Kota Cilegon menjadi lebih nyaman dan cantik.
Kata dia, dirinya iri melihat kota lain yang pusat wajah kotanya cantik, megah, dan mewah.
“Saya iri melihat kota lain indah nyaman bagus megah mewah tapi yang saya lihat yang katanya kota terkaya kota industri tapi melihatnya hanya kecamatan cilegon saja bukan seperti kota,” katanya kepada Bantenraya.com, Selasa 18 November 2025.
Robinsar mengungkapkan, pihaknya telah menyisihkan anggaran untuk fokus mengelola pusat wajah kota maksimal sampai Rp 10 miliar.
“Paling mengambil anggaran itu hanya 1 sampai 2 persen dari APBD saja, kisarannya juga maksimal Rp 10 Miliar,” ungkapnya.
Dari melihat kota lain tersebut, ia mengaku, termotivasi untuk mengelola pusat wajah Kota Baja menjadi lebih cantik lagi.
Maka dari itu pihaknya menyisihkan anggaran dari APBD untuk program pembangunan wajah kota.
“Lihat kota lain yang bagus dan mewah iyu menjadi motivasi juga untuk kita terus melakukan revitasisasi kota, tapi tanpa mengesampingkan apa yang jadi urgensi di masyarakat,” jelasnya.
Meskipun selama masa kepemimpinannya fokus mengerjakan revitalisasi pusat wajah kota, Robinsar tetap fokus mengerjakan bidang-bidang lainnya.
“Rutilahu 2.100 rumah kita bagi beberapa perbaikannya selama 4 tahun, perbaikan bangunan sekolah, puskesmas yang tidak layak akan kita bangun, kesehatan, beasiswa juga,” tuturnya
“Kita hanya ambil sedikit anggaran untuk menata wajah kota,” terangnya.
Dalam masa pengerjaan Taman Geger Cilegon, Robinsar mengaku ikut serta mempersiapkan segala kebutuhan pembangunannya salah satunya membeli pohon untuk disekitar taman.
“Terima kasih atas kerja kerasnua kepada seluruh pihak yang membantu dalam membangun taman ini. Saya sampai jadi mandor ikut beli pohon saking effortnya,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Cilegon Nia menyampaikan, dirinya sangat senang saat ini Kota Cilegon banyak perubahan menjadi lebih cantik.
“Sekarang bisa nongkrong di depan landmark sambil jajan, lampunya juga cantik. Semoga makin banyak taman cantik begini di Cilegon,” katanya.
Dirinya mengaku sudah beberapa kali mengunjungi taman di depan Tugu Baja Landmark Cilegon bersama anak-anak dan suaminya.
“Liat di instagram yang Taman Geger itu baru diresmikan, nanti kapan-kapan mau main ke sana juga coba tempat nongkrong baru,” pungkasnya.

















