BANTENRAYA.COM – Kondisi jalan di pusat kota Pandeglang memperihatinkan. Seperti di Jalan Bhayangkara, Kabupaten Pandeglang, dibiarkan berlubang hingga digenangi air.
Tepatnya jalan itu berada di depan kantor Penjabat Sekda Pandeglang Asep Rahmat, dan Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi.
“Iya, kalau lewat situ (kantor Setda-red) harus menghindari jalan berlubang, ditambah digenangi air hujan. Parah, jalan di perkotaan saja enggak dibenerin,” keluh Ahmad Hera, seorang warga Pandeglang, Selasa (11/11).
Dia menyebut, seharusnya pemerintah daerah gerak cepat memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Sebab, jalan di pusat kota dilalui kendaraan.
BACA JUGA: Bupati Dewi Turun Tangan Bersihkan Terminal Cadasari, Bakal Difungsikan Lagi,
“Harapannya sih jalan yang berlubang itu, meskipun gak banyak bisa ditambal, biar kami sebagai pengendara nyaman lewat situ. Apalagi berada di pusat kota,” harapnya.
Sekretaris DPUPR Pandeglang Eli Hamidah mengatakan, jalan tersebut akan segera diperbaiki.
Hal itu menindak lanjuti keluhan warga, karena menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda).
“Perbaikan sama pemda. Laporan sudah masuk ke kami. Sudah jadi perhatian, ada atensi pemeliharaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita perbaiki,” terangnya.
Tidak hanya jalan di perkotaan yang dibiarkan berlubang, baru-baru ini sempat ramai sebuah video yang memperlihatkan kondisi jalan berlumpur hingga viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Majau, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Dalam video yang beredar, kedua guru berusaha melintas di jalan rusak dengan kondisi berlubang. *















