BANTENRAYA.COM – Pasar saham menjadi salah satu bisnis dan investasi yang menjanjikan bagi kaum gen z.
Bahkan, dari total 16 juta investor saham sebanyak 54 persen adalah gen z dan alfa, sehingga pasar modal ditentukan dengan perilaku para investor tersebut.
Atas dasar itu, sebagai investor saham ada beberapa tips yang diberikan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir.
BACA JUGA: PT Krakatau Posco Cilegon Buka Lowongan Finance Staff untuk Lulusan S1, Cek Persyaratannya
Dimana, tips tersebut yang sudah pernah dilakukan dirinya bisa berhasil dan untung.
Menurutnya, sesuatu yang dipelajari dirinya adalah dalam hal jual beli saham yakni saat orang ramai membeli maka dirinya menjual, begitu juga sebaliknya jika banyak orang menjual maka dirinya membeli.
“Ada satu juga yang saya belajar how it works. Tapi ini paling susah saya bisa ngomong ke semua orang tapi sangat susah dilakukan. Satu, pas semua orang semangat beli, anda jual. Pas semua orang semangat jual, anda beli. Kalau Anda bisa melakukan itu berulang-ulang, anda kaya sekali,” kata Pandu, Jumat 25 Oktober 2025.
BACA JUGA: Lowongan Kerja PT Lotte Chemical Indonesia Penempatan Kota Cilegon, Cek Posisi dan Syaratnya
Pandu menyampaikan, namun perilaku tersebut tidak mudah dilakukan. Sebab, perilaku kontrarian dalam istilah pasar saham hanya banyak dibicarakan saja susah untuk konsisten dikerjakan.
“Tapi susah banget karena semangat kontrarian setiap kali banyak orang hanya ngomongin. This is by far the hardest thing to do. I can tell you how to do it, but are you willing to do it. Jadi, dah itu tips,” jelasnya.
Pandu menjelaskan, kondisi sekarang sebenarnya perilaku bisnis para gen z dan alfa lebih konservatif daripada yang tua-tua.
“Yang muda itu malah sangat konservatif secara konsep bisnis,” pungkasnya. ****



















