BANTENRAYA.COM – Atlet kempo Banten Feric Julianto yang terjun di kelas randori perorangan putra kelas 68 kg berhasil meraih medali perak saat berlaga di GOT STT Gidi Kabupaten Jayapura Rabu 13 Oktober.
Di laga final Feric kalah saat berhadapan dengan atlet Riau atas nama Maulana Mursid. Maulana sendiri berhak atas medali emas.
Sementara medali perunggu diraih oleh atlet tuan rumah Papua Charli Matatar dan atlet NTB Kurniawan.
Baca Juga: Ekonomi Kembali Bangkit, PLN Siap Sambut Lonjakan Konsumsi Listrik
Pelatih Kempo Banten Kusnadi bersyukur bisa menyumbangkan medali perak bagi Banten. Raihan perak ini hasil kerja keras atlet yang berlatih maksimal sebelum ajang PON Papua digelar.
“Kempo hanya mengirimkan satu atlet saja. Hasilnya kami mampu menyumbangkan perak bagi Banten,” ujarnya.
Terkait laga final ia mengatakan atlet yang dihadapi Feric tersebut pernah bertemu di babak penyisihan. Saat berlaga kedua atlet ini menampilkan pertarungan yang seimbang. Namin hasil akhir emas milik Riau.
Baca Juga: Diperdagangkan Calo, Harga Tiket Konser BTS Capai Setengah Miliar Rupiah
“Kami sedikit mengalami kendala yakni atlet sempat sesak nafas. Kami akhirnya berkoordinasi dengan panitia dan menemukan solusi terbaik agar tidak merugikan kontingen,” jelasnya.
Sementara itu, Feric bangga bisa mempersembahkan medali untuk Banten di PON Papua tahun ini. Ia telah berusaha maksimal untuk menampilkan performa terbaik di laga final. Ia memohon maaf belum bisa mempersembahkan emas bagi Banten
“Kemenangan ini untuk keluarga yang terus memberikan dukungan untuk kemajuan karir saya. Kemenangan ini juga untuk warga Banten,” kata atlet dari Kota Tangerang ini. ***


















