BANTENRAYA.COM – Satreskerim Polres Cilegon masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat wanita yang diketahui berinisial LA.
LA merupakan wanita berusia 28 tahun warga Lingkungan Karang Serang, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang.
LA diketahui meninggal di rumah kontrakan milik inisial R di Jalan Ketumbar Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon pada pukul 11.00 WIB Senin 5 Agustus 2024.
Baca Juga: Entah Apa yag Terjadi, Mahasiswa Ini Lulus Usia 21 Tahun Malah Dihujat Ibu-ibu: Jamin Masuk Surga?
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Kemas Indra Natanagara melalui kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Samsul Bahri menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap korban.
“Masih penyelidikan belum bisa disimpulkan,” katanya, Selasa 6 Agustus 2024.
Samsul menambahkan, di lokasi kejadian pihaknya beserta Inafis mengecek keberadaan Mayat tersebut.
Baca Juga: Referensi Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Semua Kalangan, Cocok untuk Meriahkan HUT RI ke-79
Ditemukan sejumkah bukti dalam kamar 1 buah tas warna hitam yang berisi 2 buah KTP atas nama LA dan LS serta 2 buah kartu identitas anak (KIA).
“Selanjutnya kemarin mayat tersebut dibawa oleh Tim Inafis Polres Cilegon ke RSUD Cilegon untuk dilakukan visum luar,” jelasnya.
Samsul menyampaikan, kronologis penemuan mayat diketahii warga pelajar saudari KA (17) saat pulang sekolah menuju kontrakan orangtua yang bernama RI (46).
Baca Juga: Jadwal Pengangkatan Honorer Provinsi Banten Menjadi PPPK atau PNS Belum Ada Kejelasan, Ini Alasannya
Kemudian Saudari KA (17) masuk menuju dalam kontrakan, setelah masuk kedalam rumah, Saudari KA menuju Kamar Mandi dan mencium bau anyir atau bangkai.
“Kemudian Saudari KA Melaporkan hal tersebut kepada kakaknya yang bernama saudari MI lalu KA menjemput Saudari MI,” imbuhnya.
“Ketika di cek melalui jendela kamar melalui video HP. Saudari KA dan saudari MI melihat ada orang yang terkapar melalui video yang direkam,” paparnya.
Baca Juga: Partai Non Parlemen Dukung Andra – Dimyati di Pilgub Banten, Bagaimana dengan Partai Lain?
“Tetapi tidak jelas siapa orang yang berada di dalam vidio tersebut kemudian di dobrak oleh warga, lalu beramai ramai melihat ada mayat di dalam kamar tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemilik kontrakan Sri Salama menyatakan, inisial R merupakan warga yang mengontrak di tempatnya sudah 3 tahun.
R sendiri diduga membuka praktik dukun dengan berbagai atribut keris yang terpasang banyak di tembok kontrakan.
“Kerjanya tidak jelas. Kayaknya jadi dukun yah itu sepertinya, karena ada keris dan lainnya yang terpasang. Sudah hampir 3 tahun, orang asli sini dari hari kemarin dicariin dan pergi dari pagi,” ucapnya.
Sri menyampaikan, tidak mengetahui secara persis kapan Wanita tersebut tewas dalam kontrakan. Ia mengetahui hal itu usai warga ramai dan bau menyengat seperti bangkai tercium warga.
“Saya enggak tahu, yang tahu tetangga-tetangga ramai di sini. Kapan kejadiannya tidak tahu,” ucapnya.
Baca Juga: Harga Terus Naik, Pedagang Pasar Mancak Kesulitan Mencari Cabai Rawit
Sementara itu, Ketua RT setempat Rahmat menyampaikan, R tinggal sendiri di kontakannya. Ia juga tidak mengetahui ada tamu atau orang yang masuk ke kontrakannya dan sekarang menjadi mayat.
“Tidak tahu aktivitasnya an tertutup orangnya. Ini yang meninggal orang lain, bukan keluarganya. R di sini tinggal sendiri, anaknya sudah pindah lama,” jelasnya.
Rahmat mengaku, tidak mengetahui karena R sendiri tidak melaporkan ada tamu. Meski sebenarnya harusnya melapor ke RT setempat.
Baca Juga: Belum Ada Rumah Sakit untuk Pemeriksaan Kesehatan Calon Walikota, KPU Datangi Dinkes Kota Cilegon
“Tidak melapor orangnya. Ini juga kayaknya dia sudah pergi dari 3 hari yang lalu,” pungkasnya. ***

















