BANTEN RAYA.COM – Tim sepakbola Banten yang akan berlaga di PON Aceh dan Sumatera Utara menggelar uji coba melawan Adhyaksa Farmel di lapangan Jatake Tangerang akhir pekan lalu. Hasilnya kedua tim ini bermain imbang 3-3. Namun bukan hasil yang dikejar namun melakukan rotasi untuk menjaga kualitas pemain nantinya.
Ketua Asprov Banten Pilar Saga didampingi pelatih Slamet Ardiansyah mengatakan, pihaknya bergembira sebab rencana uji coba dengan tim yang mempunyai level di atas anak asuhnya terlaksana.
“Ini kami butuhkan sebab persiapan menuju PON Aceh dan Sumatera Utara semakin dekat. Ini sebagai ajang evaluasi pemaian nantinya,” tegas dia.
Ia mengatakan, dalam uji coba ini dirinya menurunkan tim utama dan tim kedua. Untuk tim pertama diisi pemain utama yang akan berlaga di PON Aceh dan Sumatera Utara.
“Di babak pertama pemain inti bermain dan sempat unggul 2-0 lawan Adhyaksa. Permainan mereka terus padu dan kompak,” katanya.
Baca Juga: Geger! Babi Hutan Masuk Mushola di Pandeglang
Sementara di babak kedua dirinya sengaja mengubah komposisi pemain dan memberikan kesempatan kepada pemain cadangan untuk unjuk gigi. Kesempatan yang diberikan ini agar mereka memiliki jam terbang yang bagus.
Sebab, pemain cadangan ini juga mempunyai peranan untuk tim. Harapan dirinya yakni kualitas permainan tim inti dan cadangan tidak ada perbedaan.
“Semua pemain memiliki tanggung jawab. Harapan saya mereka semakin dewasa dan kemampuannya semakin bagus sehingga tim Banten bisa bermain stabil karena kualitas pemain inti dan cadangan seimbang,” jelas Slamet panjang lebar.
Dengan waktu tersisa tidak lama lagai pemain matang dan siap tempur. Terkait tim yang perlu diwaspadai Banten pada laga PON, dia mengatakan tim tuan rumah dan ada beberapa tim Sumatera serta Kalimantan.
Baca Juga: Pemprov Banten Dorong OPD Inovasikan Layanan Publik
“Papua juga bahaya, dan lainnya. Kami ingin fokus memperbaiki kekuarangan diri sendiri sehingga nantinya saat babak penyisihan bisa lolos dan membawa pulang medali,” imbuh dia. (hendra)



















