BANTENRAYA.COM – 2 sosok baru muncul dalam bursa bakal calon Bupati Lebak yang disebut berpotensi mengimbangi trah Mulyadi Jayabaya (JB) yakni Sanuji Pentamarta dan Dede Supriyadi.
Kemunculan Sanuji dan Dede disambut baik sejumlah pihak karena dirasa memberikan angin segar di kancah perpolitikan Kabupaten Lebak.
Aktivis Lebak Selatan Rizwan mengatakan, Pilkada 2024 semakin menarik dengan banyaknya putra terbaik Lebak ikut dalam bursa pencalonan bupati termasuk Sanuji dan Dede.
Baca Juga: Terus Berdatangan, Orderan Pengusaha Hewan Kurban di Lebak Meningkat 50 Persen Jelang Idul Adha
“Ini sebagai jawaban dari ruang Demokrasi yang di cengkram oleh trah Jayabaya,” kata dia kepada Bantenraya.com, Selasa 28 Mei 2024.
Ia mengungkapkan, hadirnya tokoh-tokoh partai seperti Sanuji dari PKS dan Dede Supriyadi serta tokoh lainnya merupakan penantian yang sangat lama.
“Kami sudah lama menanti akan adanya penantang yang berani maju meskipun Lebak sering dikatakan dikuasai Mulyadi Jayabaya, kami sudah menanti puluhan tahun lamanya,” paparnya.
Rizwan menuturkan, perubahan struktur kekuasaan di Lebak tentunya harus didukung oleh para partai politik.
“Jika partai politik solid dan berkomitmen membangun perubahan di Lebak, saya yakin hal ini akan memutus rantai dinasti politik yang selama ini dikuasai keluarga Jayabaya,” terangnya.
Dituturkannya, apabila betul akan ada bacabup yang berani maju melawan trah JB, pihaknya akan all out mendukung balon bupati tersebut.
Baca Juga: Sengit, Kajati dan Pj Gubernur Banten Tarung di Lapangan Tenis
“Saya akan all out berjuang di barisan perubahan, bahkan bulan Juni nanti akan ada deklarasi akbar di Alun-alun Rangkasbitung,” katanya,
“(Isinya deklarasi) menolak trah dinasti yang selama ini membuat ruang demokrasi di Lebak sangat sempit,” jelasnya.
Ia meyakini, suatu saat nanti kekuasaan dinasti di Kabupaten Lebak dapat runtuh karena kekuasaan adalah sesuatu yang tidak abadi.
Baca Juga: Kumpulan Pantun Tema Idul Adha 2024 Jenaka yang Cocok Jadi Status WhatsApp
“Bagi saya, perubahan itu abadi, sedangkan masa kejayaan itu ada masa habisnya, saya tegaskan bahwa Pilkada Lebak akan jadi pertarungan dan pertaruhan bagi rakyat dan bagi perubahan untuk Lebak kedepan,” tutup Rizwan.***















