BANTEN RAYA.COM – Lifter Banten Rizki Juniansyah berhasil lolos ke Olimpiade Paris tahun ini. Walaupun lolos namun Rizki mengaku tetap berlatih dan kerja keras agar nantinya di Olimpiade Prancis berhasil membawa pulang medali.
Rizki berhasil lolos ke Prancis setelah menjadi juara Piala Dunia Angkat Besi atau IWF World Cup 2024 di nomor 73 kg di Phuket, Thailand, yang dihelat 4 April lalu.
Saat berlomba berhasil mencatatkan total angkatan 365 kg dengan rincian angkatan 164 kg snatch dan 201 kg pada angkatan clean and jerk.
Angkatan 201 kg itu merupakan percobaan angkatan kedua yang dilakukan Rizki setelah pada angkatan pertama dia berhasil mengangkat beban seberat 192 kg.
Baca Juga: Oknum Pengelola Event Banten Indie Clothing Diduga Tipu 5 Orang, Kerugian Lebih dari Setengah Miliar
Usai pulang dari Thailand belum lama ini Rizki mengatakan, memang sebelum berlaga di Thailand dimana itu adalah kejuaraan dunia untuk mencari tiket Olimpiade Prancis ia berlatih intensif untuk meningkatkan kemampuannya.
“Saya berlatih non stop untuk bisa tampil maksimal di Thailand. Hasilnya alhamdulilah saya bisa mengangkat 164 kg untuk snatch dan 201 kg clean and jerk,” tegasnya.
Sebelum berangkat Thailand sebenarnya dirinya berharap bisa mengangkat 168 kg snatch dan 202 clean and jerk. Hasilnya tidak jauh dan dirinya akhirnya mampu menyabet 2 emas dan 1 perak di Thailand. Keberhasilan dirinya tampil maksimal karena doa dari orang tua serta serta warga Indonesia yang mendukung dirinya.
“Pola latihan saya saat ramadhan diawasi ketat oleh pelatih dan disiplin menjadi kunci keberhasilan saya. Saya bergembira bisa tampil di Olimpiade mengikuti jejak atlet Indonesia lainnya,” jelas dia.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Banten Capai 2 Juta Lebih dan Jumlah Korban Tenggelam Turun Drastis
Setelah lolos, dirinya akan terus berlatih mengikuti program yang ada agar nantinya bisa membawa pulang medali dari ajang Olimpiade Prancis nantinya. Latihan harus terus dilakukan agar kemampuan angkatannya tidak turun dan bisa bertambah lagi.
“Latihan harus rutin karena kalau berhenti maka kekautan bisa berkurang. Pelatih telah mempersiapkan jadwal latihan jelang berlaga di Olimpiade Prancis,” tutup dia. (***)



















