BANTENRAYA.COM – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Lebak, Selasa 13 Maret 2024.
Akibat hujan deras tersebut menyebabkan 1 rumah milik warga Kampung Cihuni, Desa Pagelaran, dan tiga rumah warga Kampung Gintung, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping ambruk.
Tak hanya itu, dampak hujan deras juga membuat tiang listrik roboh di Desa Gunungwangun, Kecamatan Cibeber roboh menimpa bagian depan rumah warga setempat.
Baca Juga: Berkah Ramadhan, Penjual Kolang-kaling di Lebak Langsung Kebanjiran Order
Warga Pagelaran Kusnadi membenarkan atas kejadian tersebut. Kejadian bermula saat hujan deras melanda wilayah Kabupaten Lebak.
“Sekitar pukul 13.20 WIB ya kejadiannya, waktu itu, hujannya disertai angin kencang, tiba-tiba rumah ambruk, beruntungnya Emed (pemilik rumah-red), sedang berada di luar rumah,” kata dia kapada Bantenraya.com.
Ia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa tetapi hanya menyebabkan kerugian materiil.
Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Ungkap Pahala Khatam Alquran di Bulan Ramadhan, Rupanya Tak Main-main
“Belum diketahui ya kalau kerugin, kondisi rumah sangat parah, bisa mencapai puluhan juta, bahkan lebih mungkin,” ucapnya.
Kusnadi menambahkan, pemilik rumah terpaksa harus menumpang dirumah saudaranya. Lantaran rumah tidak layak untuk ditempati.
“Sudah tidak bisa di tempati, sekarang Emed harus melakukan evaluasi di rumah keluarganya,” tutup dia.
Baca Juga: Asyik! Drakor A Shop For Killers Season 2 Sedang dalam Tahap Diskusi, Bakal Tayang Kapan?
Terpisah, kejadian yang sama terjadi di Kampung Gintung, Desa Cipendeuy di mana terdapat 3 rumah yang ambruk akibat tertimpa pohon tumbang.
Kemudian di Kecamatan Cibeber 1 rumah mengalami rusak beras karena tertimpa tiang listrik.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, saat ini cuaca di Lebak Selatan hujan disertai angin kencang.
Baca Juga: Update Queen Of Tears, Hubungan Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won Terusik Usai Kehadiran Park Sung Hoon di
Saat ini relawan tengah melakukan monitoring dan evakuasi terhadap dampak hujan serta angin kencang tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, ada sekitar 15 bangunan tersebar di 3 Kecamatan yang terdampak akibat hujan deras disertai angin kencang.
Diantaranya, 12 rumah milik warga Kecamatan Malingping ambruk karena tertimpa pohon dan angin kencang serta 1 mesjid rusak bagian kubah.
Di tempat berbeda, ada 1 rumah milik warga Kecamatan Cibeber ambruk karena tertimpa tiang listrik, dan 1 rumah milik warga Kecamatan Bayah ambruk karena diterjang banjir rob.
“Yang rumah ambruk di Malingping sedang dimonitor oleh relawan itu lokasinya di Desa Pagelaran, sekarang sudah di lapangan ya, sedang pendataan,” ucapnya.
Ia menuturkan, untuk tiang listrik yang roboh saat ini tengah menghubungi relawan dan tim dari PLN untuk mengkonfirmasi kerusakan.
Baca Juga: Ucapan Selamat Ramadhan dari Menhan Israel Kayak Gak Ikhlas, Ada Ancamannya Segala
“Relawan sedang dihubungi karena kemungkinan kondisinya disana susah sinyal. Kita coba monitor via PLN juga,” tutup Febby. ***

















