PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Persatuan Sepak Bola Selurih Indonesia (PSSI) Banten mencatat banyak wasit di Banten yang memiliki kemampuan fisik di bawah standar. Hal tersebut diketahui dari pengukuran secara berkala di Stadion Badak Pandeglang, Minggu (13/6/2021).
Pengukuran dan penyegaran wasit kali ini diikuti 50 wasit di bawah naungan Asprov PSSI Banten. Kegiatan dilakukan guna mempersiapkan kompetisi Liga 3 Zona Banten yang akan dilaksanakan setelah liga 1 dan 2 digulirkan di bulan Juni 2021 mendatang. Tes wasit ini dibagi menjadi dua kategori yakni untuk lisensi C2 Asprov dan C1 nasional.
“Wasit yang lolos khususnya yang C1 nasional akan dikirim untuk mengikuti tes di tingkat nasional,” kata Budi Handayani, instruktur kebugaran PSSI.
Ia mengungkapkan, hasil tes kali ini tidak menggembirakan. Sebab, dari 50 wasit yang dites hanya 8 orang yg memenuhi standar lulus yang ditetapkan oleh PSSI. Saat tes lari mengelilingi stadion sebanyak 10 kali putaran, rata-rata wasit hanya mampu 5 putaran saja, bahkan ada juga yang mengalami keram.
BACA JUGA: Delapan Club Gateball Bersaing di Piala Ketua Umum Pergatsi Banten
“Saya sebagai instruktur kebugaran jasmani PSSI Banten menyadari masih banyak PR bagaimana caranya ke depan banyak lagi wasit yang bisa mencapai standar lulus secara fisik dan bisa direkomendasikan ke tingkat nasional,” jelas Budi.
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel
Asep Erwan, wasit asal Pandeglang adalah satu dari 8 wasit yang lolos tes kebugaran. Erwan mengaku senang walau ia mengakui fisiknya drop karena selama ini tidak ada kompetisi.
“Fisik wasit rata-rata drop karena kelamaan istirahat. Saya bersyukur bisa lolos tes karena selama ini membiasakan latihan mandiri,” kata wasit yang bernampilan rapi ini. (muhaemin)















