BANTENRAYA.COM – Kasus dugaan rudapaksa oleh sepuluh orang yang tak bertanggung jawab terhadap siswi SMP terjadi di Lampung.
Mirisnya, aksi rudapaksa terhadap siswi SMP atau perempuan di bawah umur itu ditemukan tak berdaya setelah sebelumnya dicekoki miras.
Kasus dugaan rudapaksa yang dilakukan 10 orang kepada siswi SMP diunggah oleh akun X @little_srcret9 pada Kamis, 14 Maret 2024.
Bukan hanya itu, pilunya lagi siswi SMP tersebut disekap selama 3 hari dan dirudapaksa dengan cara bergiliran.
“Siswi SMP dipaksa minum miras, dilecehkan oleh 10 orang lelaki, disekap 3 hari dan diperkosa terus menerus, ” tulis akun @little_secret9.
Warganet geram dan membuat Hotman Paris kerahkan Tim 911 untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Baca Juga: HAMPIR LUDES! Harga Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2024 Jakarta-Cirebon H-8 Mulai Rp190 Ribuan
Adapun kronologi kejadian dari unggahan akun tersebut, korban awalnya dijemput oleh D yang mengaku akan mengantar korban ke tempat futsal.
Akan tetapu di perjalanan, D malah membawa korban ke sebuah gubuk yang sudah terdapat 9 terduga pelaku lainnya untuk diajak minum.
Dalam kondisi mabuk, pelaku D melakukan rudapaksa dan diikuti 9 pelaku lainnya secara bergiliran.
Diketahui para pelaku juga diduga masih duduk di bangku SMP.
“Miris banget masih SMP kok bisa melecehkan temannya sendiri Semoga korban tidak trauma dan lekas membaik dari kejadian ini,” tulis akun X @little_secret9.
Mengetahui anaknya yang tak pulang selama 3 hari, keluarga korban terus melakukan pencarian.
Baca Juga: Stok Darah di PMI Pandeglang Menipis Saat Ramadhan, Kesadaran Donor Darah Masih Rendah
Dibantu warga dan petugas TNI-Polri, akhirnya korban ditemukan bersama dengan para pelaku.
Namun ketika ditemukan, 10 pelaku berhasil melarikan diri. Polres Lampung Utara yang mendapatkan laporan langsung menyelidiki hingga berhasil menangkap 6 dari 10 pelaku.
Ibu korban mengaku anaknya saat ini dalam kondisi tidak stabil. Korban lebih banyak mengurung diri di kamar dan tiba-tiba berteriak histeris.
Baca Juga: 10 Puskesmas di Kabupaten Serang Jadi Pilot Project Layanan Kesehatan Primer
“Anak kami sudah tergeletak saja, sudah nggak berdaya nggak dikasih makan tiga hari, cuma dikasih minuman keras aja. Dia sudah nggak pakai baju dia lagi, dia cuma pakai daster,” tutur ibu korban.
“Mungkin kalau hari itu enggak ketemu anak saya ini bisa mati, nangis saya sebagai ibu melihat kondisi putri saya ini,” pungkasnya dikutip dari akun X @little_secret9. ***
















