BANTENRAYA. COM – Rumput lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK Jakarta dirombak pasca laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sejumlah pekerja melakukan perawatan media tanam saat revitalisasi rumput Field of Play lapangan SUGBK di Jakarta.
Pekerja yang melakukan perawatan media tanam adalah dari Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno atau PPKGBK.
Sejumlah pekerja yang merawat Field of Play agar lapangan SUGBK dapat dipakai untuk iklim dan cuaca yang berubah-ubah di Jakarta.
Baca Juga: Mengukur Kekuatan Andra Soni-Dimyati Jelang Pilgub Banten, Modal Awal 27 Kursi dengan 1,6 Juta Suara
Perbaikan dan revitaliasi rumput dimulai dengan pemeriksaan laboratorium, sterilisasi media tanam, leveling media tanam, penanaman rumput, proses grow-in dan perawatan intens serta uji fungsi dan monitoring visual lapangan.
Penanaman rumput yang dilakukan secara manual di SUGBK ini dilakukan dengan cara manual layaknya seorang petani.
Jhustinus Lhaksana atau yang akrab dikenal sebagai Coach Justin, selaku pengamat sepak bola tanah air turut berkomentar atas metode tanam yang dilakukan.
“Rumput Stadion Gelora Bung Karno yang modern harus menggunakan rumput yang dapat digulung,” komentar Justin, salah satunya diunggah Instagram @terang_media.
Baca Juga: Mobil Ambulans Bawa Pasien Disetop Polisi Saat Iring-iringan Mobil Jokowi Lewat
Menurutnya, jenis rumput yang dapat digulung dapat mempermudah saat laga berlangsung.
“Rumput yang dapat digulung sehingga dapat digulung saat menggelar atau bongkar pasang,” lanjut Justin.
Salah satu postingan yang di unggah oleh @terang_media di akun Instagram menampilkan kondisi lapangan SUGBK.
Postingan tersebut mengungkapkan bahwa Stadion yang modern itu menggunakan rumput yang pakai rol sehingga dapat digelar.
Baca Juga: Harta Kekayaan Andra Soni-Dimyati, Paslon untuk Pilgub Banten 2024 yang Baru Diumumkan Gerindra
Postingan tersebut juga mengungkapkan bahwa ini lapangan bukan layaknya sawah yang menggunakan rumput tanam.
Banyak komentar dari netizen terhadap lapangan SUGBK yang sedang direvitalisasi rumputnya.
“Anggaran selangit tapi dikerjakan manual, teknologi udah canggih pak” Kata @oot***.
Banyak yang menyayangkan proyek revitalisasi ini hanya dilakukan secara manual.
Baca Juga: Hard Gumay Sebut Artis M Bakal Bercerai di 2024, Ciri-cirinya Mantan Penyanyi Duo
Dan banyak juga warganet yang berkomentar negatif tentang revitalisasi ini hanyalah proyek yang bertujuan untuk menghasilkan uang.***


















