BANTENRAYA.COM – Tidak terasa, seluruh umat Islam sudah memasuki bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Islam.
Bulan Rajab termasuk bulan yang diagungkan karena ada peristiwa penting yang selalu layak untuk diperingati yaitu Isra Miraj.
Sebab termasuk bulan yang diagungkan, sebagian ulama menganjurkan umat Islam untuk menunaikan ibadah puasa.
Baca Juga: Lirik Lagu Aiya Cik Siti dari Mei Mei Susanti Upin Ipin yang Viral TikTok
Nah, di sini terdapat panduan lengkap puasa Rajab, mulai dari ketentuan, lafaz niat hingga keutamaan menjalankannya.
Adapun dalil yang menyatakan bahwa bulan Rajab termasuk bulan yang dimuliakan adalah sebagaimana firman Allah SWT berikut ini:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Baca Juga: 24 Januari 2023 Hari Pendidikan Internasional, ini Alasan dan Pentingnya Pendidikan
Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,326) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. (QS At-Taubah [9]: 36).
Adapun empat bulan haram yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Dzulqodah, Dzulhijjah, Muharam, dan Rajab.
Dikutip Bantenraya.com dari NU Online, menurut Imam Fakhruddin al-Razi, alasan dinamakan al-hurum adalah karena berbuat maksiat pada bulan-bulan tersebut akan dibalas dengan lebih berat. Begitupun, orang berbuat ketaatan akan mendapat pahala lebih banyak.
Baca Juga: TERBARU! Jadwal Acara RCTI Pada 24 Januari 2023, Ada Ajang Indonesian Idol 2022 Siap Menghibur
Ketentuan Puasa Rajab
Termasuk bulan yang mulia, Imam Al-Ghazali menyatakan bahwa salah satu amalan yang paling penting di bulan Rajab ialah puasa.
Pelaksanaan puasa Rajab dilakukan hanya beberapa hari saja. Tidak boleh selama satu bulan penuh.
Baca Juga: Ramai Dibincangkan, Inilah Kehororan Kota Saranjana Yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Dalil Keutamaan Puasa Rajab
مَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ أَشْهُرِ اللّٰهِ الْحُرُمِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.”
صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ
Artinya: “Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah! Berpuasalah pada bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah!” (HR Abu Dawud dan yang lainnya).
Baca Juga: VIRAL! Tumpukan Sampah Bantargerbang Bikin Melongo, Tingginya Setara Gedung 16 Lantai
Niat Puasa Rajab
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘âlâ.”
Baca Juga: UPDATE Coupon Code The Spike Volleyball Story Terbaru 24 Januari 2023, Klaim Bola Voli Gratis
Itulah di atas panduan lengkap puasa Rajab, dari ketentuan, lafaz niat hingga keutamaan bagi yang menjalaninya.***
















