BANTENRAYA.COM – Berikut disajikan 3 contoh puisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang cocok dibaca pada 17 Agustus 2022.
Tiga contoh puisi Hari Kemerdekaan Indonesia ini mengandung pesan yang kuat untuk bangga atas kemerdekaan Indonesia dan terus berjuang untuk mempertahankannya, pas dibaca pada 17 Agustus 2022.
Oleh karenanya, simak artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan 3 contoh puisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang pantas dibaca pada 17 Agustus nanti.
Baca Juga: Intip Filosofi Logo HUT ke 77 RI 17 Agustus 2022, Penuh Makna dan Gelorakan Semangat
Bagi kalian yang diberi tugas untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan membaca puisi, berikut contoh nya seperti yang dikutip bantenraya.com dati berbagai sumber.
1. Garuda Pancasila karya Prawoto Susilo
Dari Sabang sampai Merauke
Ada Garuda Pancasila di jiwa mereka
Kesaktian Pancasila tidak diragukan lagi
Sebagai pedoman hidup bernegara
Baca Juga: Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pemuda Asal Cirebon Ditangkap Polda Banten
Walau berbeda-beda agama
Walau berbeda-beda suku
Walau berbeda-beda bahasa
Tetap Bhinneka Tunggal Ika
Entah sampai kapan
Tak terbatas ruang dan waktu
Dari anak-anak sampai tua
Semua cinta Garuda Pancasila
2. Menatap Merah Putih karya Sapardi Djoko Darmono
Baca Juga: Terbaru! Harga Emas Batangan Hari Ini 5 Agustus 202, Naik Rp15.000
Menatap merah putih
Melambai dan menari-nari di angkasa
Kibarannya telah banyak menelan korban
nyawa dan harta benda
Berkibarnya merah putih
Yang menjulang tinggi di angkasa
Selalu teriring senandung lagu Indonesia Raya
Dan tetesan air mata
Dulu, ketika masa perjuangan pergerakan kemerdekaan
Untuk mengibarkan merah putih harus diawali dengan pertumpahan darah
Pejuang yang tak pernah merasa lelah
untuk berteriak : Merdeka!
Baca Juga: Ini Klarifikasi Bank Banten Terkait Kasus Korupsi Kredit Macet Rp65 Miliar
Menatap merah putih
Adalah perlawanan melawan angkara murka
Membinasakan penindas dari negeri tercinta Indonesia
Menatap merah putih
Adalah bergolaknya darah demi membela kebenaran dan azasi manusia
Menumpas segala penjajahan di atas bumi pertiwi
Menatap merah putih
Adalah kebebasan yang musti dijaga dan dibela
Kibarannya di angkasa raya
Berkibarlah terus merah putihku dalam kemenangan dan kedamaian
Baca Juga: Mengenal Sosok Ibu Tien Soeharto, Pemrakarsa Terbentuknya Dharma Wanita Persatuan
3. Kita Adalah Pemilik Sah Negeri Ini karya Taufiq Ismail
Tidak ada pilihan lain
Kita harus berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
“Duli Tuanku?”
Baca Juga: Download di Sini! Kumpulan Link Twibbon Hari Dharma Wanita Desain Terbaru, Populer dan Kekinian
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus berjalan terus
Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya, inikah yang namanya merdeka
Kita yang tidak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus berjalan terus.
Demikian itulah 3 contoh puisi Hari Kemerdekaan Indonesia, bacakan di momen 17 Agustus nanti.***


















