• Senin, 28 November 2022

Ini Klarifikasi Bank Banten Terkait Kasus Korupsi Kredit Macet Rp65 Miliar

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 12:47 WIB
Kejati Banten tetapkan dan menahan Satyavadin Djojosubroto atas kasus dugaan korupsi kredit macet tahun 2017. (DARJAT NURYADIN / BANTEN RAYA)
Kejati Banten tetapkan dan menahan Satyavadin Djojosubroto atas kasus dugaan korupsi kredit macet tahun 2017. (DARJAT NURYADIN / BANTEN RAYA)

BANTENRAYA.COM - Bank Banten melakukan klarifikasi terkait penetapan tersangka, dan penahanan Satyavadin Djojosubroto oleh Kejati Banten pada Kamis 4 Agustus 2022.

Satyavadin Djojosubroto ditahan atas dugaan tindak pidana korupsi, kredit macet Bank Banten tahun 2017 senilai Rp 65 Miliar.

Sekertaris Perusahaan PT Bank Banten Rahmad Hidayat mengatakan jika Satyavadin Djojosubroto sudah tidak lagi menjabat Vice President sejak 2021 lalu.

Baca Juga: Jadwal Tayang Series Dikta dan Hukum Episode 3 A hingga 10 Full Resmi Free dan Vip

"Agar tidak terjadi kekeliruan informasi, maka dapat kami sampaikan bahwa saudara Satyavadin Djojosubroto tidak lagi menjabat di PT Bank Banten," katanya dalam keterangan resmi kepada Bantenraya.com, Jumat 5 Agustus 2022.

Rahmad mengungkapkan diberhentikan secara
tidak hormat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 045/SK-PHK/DIR-BB/VIII/2021
tanggal 02 Agustus 2021.

"Karena telah melanggar peraturan perusahaan," ungkapnya.

Baca Juga: Peringati Harkopnas ke-75, Walikota Syafrudin Ajak Masyarakat Berkoperasi

Rahmad menegaskan PT Bank Banten akan terus mendukung Kejati Banten, dalam proses hukum yang telah menjerat mantan pegawai Bank Banten tersebut.

"Terkait proses hukum dugaan tindak pidana korupsi Saudara Satyavadin Djojosubroto, Bank
Banten sepenuhnya mendukung upaya penegakan hukum oleh pihak berwenang," tegasnya.

Selain itu, Rahmad mengungkapkan PT Bank Banten akan kooperatif, serta mengikuti prosedur untuk apapun yang dibutuhkan Kejati Banten, agar
persoalan tersebut dapat dituntaskan.

Baca Juga: SBM Bantah Soal Syarat Pengisian BBM Solar Jenis Dexlite di SPBU Sodong Pandeglang

"Bank Banten sebagai perusahaan yang patuh terhadap prinsip-prinsip Good Corporate
Governance (GCG) sangat menjunjung tinggi keterbukaan informasi serta senantiasa
memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel dan zero tolerance terhadap praktik
tindak pidana korupsi," ungkapnya.

Rahmad memastikan pelayanan Bank Banten akan berjalan normal seperti biasanya. Tak ada pengaruh apapun terhadap Bank Banten, atas proses penyelidikan dugaan korupsi kredit macet tersebut.

"Proses hukum yang sedang berjalan merupakan tanggung jawab pribadi saudara Satyavadin, dan tidak berpengaruh terhadap layanan dan kegiatan operasional perbankan" jelasnya. ***

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anak Perempuan SD di Banten akan Diberi Vaksin Kanker

Minggu, 27 November 2022 | 22:37 WIB

Spy x Family Episode 22, Kecemburuan Memuncak Yor

Minggu, 27 November 2022 | 22:18 WIB

Ubi Madu Cilembu S3, Cocok Sebagai Teman Ngopi di Rumah

Minggu, 27 November 2022 | 20:30 WIB

Rhamala, Pelopor Hijab Etnik Banten

Minggu, 27 November 2022 | 18:27 WIB
X