BANTENRAYA.COM – Persija Jakarta telah menjalani pertandingan Pekan 20 Super League 2025-2026 menghadapi Arema FC.
Persija Jakarta menjamu Arema FC dalam Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Minggu malam, 8 Februari 2026.
Persija Jakarta gagal meraih kemenangan di kandang dan di hadapan para Jakmania dengan kekalahan 0-2 dari Arema FC.
2 gol Singo Edan tersebut diraih oleh Gabriel Costa pada menit ke-82 dan 90+11 yang gagal dijaga dengan baik oleh Carlos Eduardo.
Kekecewaan Souza Atas Kekalahan Macan Kemayoran
Kegagalan Persija Jakarta untuk meraih kemenangan atas Singo Edan dengan skor akhir 0-2 membuat para Jakmania kecewa karena datang meramaikan laga klasik hadapi Arema FC.
BACA JUGA: Persija Jakarta vs Arema FC, Mantan Pemain Macan Kemayoran Kembali ke GBK
Tidak hanya Jakmania, pelatih Macan Kemayoran Mauricio Souza juga kecewa dengan hasil minor yang diraih oleh anak asuhnya saat menghadapi Singo Edan di GBK.
Kekalahan Persija Jakarta atas Arema FC membuat tim asuhan Mauricio Souza tak dapat meraih 3 poin tambahan untuk bersaing di papan atas dengan Persib Bandung dan Borneo FC.
Selain itu, kekalahan atas Singo Edan juga membuat harapan Mauricio Souza dan Jakmania terhadap Persija Jakarta pupus untuk menjaga jarak aman di jalur juara.
“Saya rasa kami tidak berhasil memanfaatkan ruang-ruang yang ditinggalkan Arema. Kami sebenarnya sudah tahu ruang mana yang harus dieksplorasi, kami menerima bola di ruang-ruang itu, tetapi pengambilan keputusan dan aspek teknis benar-benar sedikit merugikan tim kami di babak pertama,” katanya dikutip dari persija.id.
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengungkapkan bahwa sebenarnya Macan Kemayoran menguasai permainan sepenuhnya di babak kedua atas Arema FC.
BACA JUGA: Ivar Jenner Resmi Bergabung dengan Dewa United, Sempat Dirumorkan Gabung Persija Jakarta
“Di babak kedua saya mengganti posisi Maxwell (Souza) dengan Alaeddine (Ajaraie). Kami meningkat cukup banyak. Kami menguasai permainan sepenuhnya. Mereka hanya keluar lewat bola-bola panjang, mencoba mengeksplorasi serangan balik. Kami terus berada di area menyerang, mencari gol,” tambahnya.
Di sisi lain, Dony Tri Pamungkas menekankan bahwa solusi atas kelemahan tim yang mengalami kekalahan dari Singo Edan di GBK harus segera ditemukan.
“Semua pemain sudah bekerja keras pada pertandingan, dan memang bukan hasil yang kami inginkan. Namun, kami harus terus bergerak maju. Yang pasti, kami akan mengevaluasi apa yang perlu dievaluasi dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Terima kasih,” tutupnya.***

















