BANTENRAYA.COM – Persita Tangerang akan hadapi Semen Padang FC dalam lanjutan Pekan 20 Super League 2025-2026.
Persita Tangerang akan menjalani laga tandang dalam Super League 2025-2026 kontra Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim, Padang pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 15.30 WIB.
Menjalani laga tandang, Persita Tangerang yakin akan meraih kemenangan atas tuan rumah, Semen Padang FC yang berada dalam Zona Degradasi.
Tuan rumah, Kabau Sirah saat ini menempati posisi ke-17 dengan 12 poin berbeda jauh dengan Persita Tangerang yang menempati posisi ke-6 dengan 32 poin.
Persita Harus Bisa Jaga Keseimbangan
Persita Tangerang harus optimistis untuk dapat mencuri 3 poin saat menjalani laga tandang ke markas Kabau Sirah dalam lanjutan di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat.
Striker andalan Pendekar Cisadane, Matheus Alves mengharapkan bahwa dirinya dan rekan se-timnya bisa seimbang dalam menjaga permainan, termasuk saat bertahan dan juga efektif di lini depan.
“Untuk (sore ini) kami sudah mempersiapkannya dengan panjang selama pekan ini. Kami terus memperbaiki hal-hal detail agar bisa meraih poin penuh,” ungkapnya dikutip dari persitafc.com.
Selain itu, pemain asal Brasil tersebut semua pertandingan dalam Liga Indonesia akan berjalan sulit, maka dari itu Persita Tangerang akan bekerja maksimal.
“Kami tahu bahwa di liga Indonesia semua pertandingan akan sulit, jadi (sore ini) kami akan bekerja untuk membawa pulang poin ke rumah,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Pendekar Cisadane, Carlos Pena mengakui Semen Padang FC bukanlah lawan yang mudah karena telah mendatangkan banyak pemain baru di jendela transfer paruh musim ini.
Menurutnya, Kabau Sirah cukup agresif di bursa transfer paruh musim dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk 7 asing dan 6 pemain lokal.
BACA JUGA: HA Ajukan Pra Peradilan, Terkait Penetapan Tersangka Pembunuhan Anak di BBS III
“Semen Padang bisa menjadi contoh bahwa di liga Indonesia saat paruh kedua akan menjadi sangat berbeda,” paparnya.
Tidak hanya sekadar mengganti para pemain Kabau Sirah, mereka juga turut menggantikan sosok pelatih demi keluar dari Zona Degradasi.
“Karena mereka mengganti banyak pemain, dan juga pemain asing baru termasuk pelatih. Dan mereka menambah beberapa pemain lokal baru juga, dan mereka membawa pemain berkualitas juga,” katanya. ***
















