BANTENRAYA.COM – Rapper asal Inggris yang tengah naik daun, Central Cee, menjadi perbincangan banyak orang terkait agama yang dianutnya.
Rapper Central Cee dengan nama asli Oakley Caesar-Su ini mencuri perhatian dengan kesuksesannya di kancah musik dunia.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah agama yang dianut Central Cee, dan dalam artikel ini akan dibahas.
Baca Juga: Kericuhan di Papua, Apa Tanggapan Beberapa Komika Asal Timur Indonesia?
Central Cee meraih ketenaran pada tahun 2020 melalui rilisan single “Day in the Life” dan “Loading”.
Prestasinya semakin melambung dengan singel “Doja” pada Juli 2022, yang menduduki peringkat dua di UK Singles Chart dan menjadi lagu rap Inggris paling banyak diputar di Spotify.
Kolaborasinya dengan nama besar seperti Drake, The Kid Laroi, Jung Kook, dan Dave juga menambah pamor Central Cee di dunia musik internasional.
Baca Juga: Banten Zona Merah Peredaran Narkoba, Dianggap Paling Strategis oleh Bandar
Namun, yang menarik perhatian penggemarnya adalah ketertarikannya pada unsur-unsur agama Islam.
Dalam beberapa lagunya, Central Cee sering membawa istilah-istilah Islam.
Misalnya, dalam lagu “Doja,” terdapat kata “Ied” yang merujuk pada Idul Fitri, dan dalam freestyle bersama Drake, ia menggunakan kata “Wallahi” yang artinya Demi Allah.
Central Cee juga pernah menciptakan lagu yang terinspirasi oleh petarung UFC beragama Islam, Khabib Nurmagomedov.
Banyak penggemar yang penasaran dengan agama yang dianut oleh Central Cee. Berdasarkan penelusuran, diketahui bahwa Central Cee adalah seorang Muslim.
Ia bahkan pernah menjalani umrah di Mekkah bersama teman-temannya.
Terlihat melalui dokumentasi dan aktivitasnya, Central Cee terlihat sangat akrab dengan penggemar beragama Islam.
Diketahui Central Cee, yang lahir pada 4 Juni 1998 di Ladbroke Grove, London, Inggris.
Dirinya berhasil membuktikan bahwa keberagaman dalam dunia musik juga dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan dan merayakan nilai-nilai agama yang diyakininya.***

















