BANTENRAYA.COM – PT Sharp Electronics Indonesia atau SEID, terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia terutama para pelajar SMK.
Sharp melihat, tantangan kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan vokasi dan kebutuhan industri masih menjadi isu yang memerlukan kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan sektor industri.
Terlebih tingkat pengangguran lulusan SMK berdasarkan data BPS menempati urutan nomor satu dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 8 persen pada tahun 2025.
Customer Satisfaction Head Division PT SEID Lise Tiasanty menyampaikan, Sharp Class adalah investasi jangka panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan SDM nasional.
“Sharp Class bukan sekadar program pelatihan, tetapi merupakan upaya berkelanjutan Sharp untuk berkontribusi langsung dalam mencetak tenaga kerja vokasi yang kompeten dan siap kerja,” kata Lise dalam keterangan resminya dikutip Bantenraya.com, Minggu 1 Februari 2026.
BACA JUGA: Dari Presenter TV Hingga Sukses Terbitkan Novel, Ini 6 Fakta Menarik Eat My Belly Karya Vica Lietha
Ia melanjutkan jika program ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.
“Kami percaya bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang mampu bersaing di dunia kerja,” cakapnya.
Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali dengan soft skill seperti pelayanan pelanggan, etos kerja, komunikasi profesional, serta dasar kewirausahaan, guna membentuk lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki mental siap kerja dan mandiri.
Sebagai informasi, Sharp Class pertama kali dikenalkan pada tahun 2012 dan susah diimplementasikan di 24 SMK di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Padang, dan kota-kota lainnya di pulau Jawa Sumatera dan Sulawesi.
Hingga saat ini, 893 siswa telah mengikuti program Sharp Class, dengan 83 lulusan di antaranya bergabung sebagai karyawan Sharp Indonesia, sementara lainnya berkarier di perusahaan nasional, internasional, serta mengembangkan usaha mandiri.
BACA JUGA: Kaji Isi Siaran Xpose Uncensored, KPID Banten Menilai Salah Satu Stasiun TV Swasta Langgar P3SPS
Melalui keberlanjutan Program Sharp Class, Sharp Indonesia berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan vokasi, memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia, serta mendorong terciptanya SDM unggul yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.
“Kolaborasi ini akan terus digelar ke lebih banyak SMK di berbagai daerah di Indonesia, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas lagi dan berkelanjutan,” kata Lise.***

















