BANTENRAYA.COM – Ketupat merupakan salah satu makanan khas Ramadan dan Idul Fitri, makanan ini dibuat dengan cara dibungkus dengan daun kelapa.
Supaya hidangan ini lebih tahan lama dan tidak cepat basi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan serta penyimpanannya.
Bantenraya.com mengutip tips dari Sugiyono, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas IPB, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar awet dan tidak cepat basi.
BACA JUGA: Horison Ultima Ratu Serang Hadirkan Aneka Masakan Nusantara Menggugah Selera
1. Pilih beras yang tepat
Jenis beras berpengaruh terhadap tekstur dan daya tahan ketupat. Menurut Sugiyono, beras pera menghasilkan ketupat yang lebih keras, sedangkan beras pulen akan menghasilkan teksturnya lebih lembut.
“Semakin banyak beras yang dimasukkan ke dalam anyaman ketupat, maka teksturnya akan semakin keras. Ketupat yang lebih keras umumnya lebih tahan lama ketimbang yang lembut,” jelasnya.
Supaya ketupat tidak cepat basi, Sugiyono menyarankan untuk menggunakan beras pera yang sudah bersih dari dedak atau bekatul. Sebelum dimasukkan ke dalam anyaman ketupat, beras perlu dicuci bersih dan direndam terlebih dahulu.
2. Menggunakan daun yang lentur
Ketupat biasanya dibungkus dengan daun kelapa muda alias janur, namun di beberapa daerah juga digunakan daun lontar atau daun pandan. Sugiyono menyarankan agar memilih daun yang masih muda, lentur, dan tidak mudah sobek agar ketupat bisa terbungkus dengan baik.
3. Perhatikan Teknik Memasak
Untuk membuat ketupat lebih awet, bisa ditambahkan air kapur sirih ke dalam beras sebelum dimasukkan ke dalam anyaman.
“Air kapur sirih membuat ketupat lebih keras dan tahan lama. Cara ini sudah banyak digunakan secara tradisional,” jelasnya.
Setelah matang, ketupat harus segera ditiriskan dan diangin-anginkan agar permukaannya cepat kering sebelum disimpan.
Hindari membiarkan ketupat dingin di dalam air rebusannya karena bisa membuatnya cepat basi.
BACA JUGA: Inilah Kreasi Tepung Talas Beneng yang Dapat Menjadi Rekomendasi Masakan
4. Simpan dengan Benar
Ketupat bisa lebih tahan lama jika disimpan di dalam kulkas, yakni bisa layak konsumsi sekitar 7-9 hari.
Meskipun teksturnya akan menjadi lebih keras, hidangan ini tetap aman dikonsumsi. Sebelum dikonsumsi hanya perlu mengukusnya jika ingin dimakan supaya teksturnya kembali lembut.
Selain disimpan di kulkas, ketupat juga bisa diawetkan dengan metode vakum atau pemanasan.
Demikianlah beberapa tips agar ketupat tetap awet dan tidak mudah basi, semoga bermanfaat.***


















