BANTENRAYA.COM – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyampaikan pembiayaan koperasi di Provinsi Banten masih minim, nilainya masih dibawah Rp1 miliar.
Sedangkan secara nasional, berdasarkan laporan dari LPDB Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) pada bulan Agustus 2024 penyaluran pembiayaan pada sektor rill sudah mencapai Rp657 miliar.
Direktur Bisnis LPDB Krisdianto Soedarmono mengatakan, saat ini pihaknya baru ada 10 koperasi di Banten yang melakukan pembiayaan baik konvensional maupun syariah.
“Belum terlalu banyak, bisa saya bilang baru ada 10 koperasi baik simpan pinjam maupun sektor rill untuk investasi atau modal kerja,” kata Krisdianto kepada Bantenraya.com, Selasa 24 September 2024.
Baca Juga: Klaim Punya Bukti, PJ Bupati Lebak Semprot Anak Buahnya yang Cawe-cawe di Pilkada
Guna meningkatkan jumlah pembiayaan terhadap koperasi di Banten, pihaknya menggandeng Jamkrida Banten untuk menerapkan skema jemput bola secara langsung mencari koperasi potensial, guna mendorong pembangunan Banten.
“Sampai ada dukungan jemput bola dari kami kepada Jamkrida Banten, sebab kami tidak punya cabang di Banten, mereka (Jamkrida Banten-red) akan bantu LPDB untuk cari koperasi potensial,” imbuhnya.
Krisdianto melanjutkan, pihaknya sudah mulai bekerja sama dengan Jamkrida Banten sejak tahun 2020, dimana 70 persen penjaminan koperasi dibantu oleh Jamkrida Banten.
“Apabila koperasi mau mengajukan pinjaman kan ada agunan 100 persen dari nilai plafon pinjaman. Misalnya koperasi mau pinjam Rp1 miliar, artinya harus punya agunan dengan nilai yang sama, sementara koperasi tidak punya. Dan itu 70 persen plafonnya dibantu oleh Jamkrida, koperasi hanya menyiapkan Rp300 juta saja,” papar Krisdianto.
Baca Juga: Vior Minta Maaf Akibat Bercandakan Penjemputan Lolly, Warganet: Niki juga Suka Nyenggol
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Banten, Agus Mintono yang hadir mewakili Pj Gubernur Banten menyampaikan, apresiasi terhadap kinerja Jamkrida Banten selama 10 tahun yang terus mencatatkan pertumbuhan laba setiap tahun.
“Jamkrida telah melampaui tahap pertumbuhan, selama 10 tahun terakhir bisa dibilang masa kritis dan bisa dilalui dengan baik. kedepan semakin diharapkan Jamkrida bisa mengatasi tantangan dan akan semakin kuat secara organisasi, sebagai lembaga penjamin kredit khususnya dalam koprasi dan UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Banten,” kata Agus.(***)














