BANTENRAYA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Serang membentuk tiga kelurahan tangguh bencana atau KTB.
Tiga kelurahan yang dibentuk KTB itu Kelurahan Cipare, Kelurahan Unyur, dan Kelurahan Lontar Baru.
Pembentukan KTB itu untuk penguatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Pembentukan KTB ini disampaikan Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan usai acara pembentukan KTB yang digelar di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Kamis 7 Maret 2024.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, pembentukan KTB dalam rangka memberikan penguatan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
“Kita tiga hari ini ada kegiatan membentuk kelurahan tangguh bencana dengan maksud penguatan masyarakat dalam menghadapi bencana, sesuai juga amanat pak PJ Walikota agar diperkuat dalam sisi kebencanaan,” ujar Diat Hermawan, kepada Bantenraya.com.
Diat Hermawan menjelaskan, tiga kelurahan dibentuk KTB karena rawan kebencanaan.
“Memang dari awal dilihat dari prioritas kebencanaan wilayahnya. Semuanya tiga itu. Seperti halnya Cipare itu kan ada banjir. Angin puting beliung yang menyebabkan pohon tumbang, rumah roboh, longsor juga ada di kebon jahe yang pinggir Lingkungan Ciawi. Itukan wilayah Cipare,” jelas dia.
Kedua Lontar Baru itu Widya Asri, Gedong Kaloran itu kan sempat terendam banjir, bahkan sekarang juga masyarakat harap-harap cemas terhadap puncak musim hujan ini.
“Terakhir Unyur itu sama banjir, pohon tumbang, angin puting beliung, bahkan kemarin di Pemindangan ada pohon tumbang nimpa rumah. Jadi semua berat,” imbuhnya.
Diat Hermawan menuturkan, dengan dibentuknya tiga KTB, maka jumlah KTB di Kota Serang sudah tercatat puluhan KTB.
“Mudah-mudahan bisa semua kelurahan se Kota Serang itu terbentuk. Totalnya jadi 31 kelurahan yang sudah dibentuk. Jadi kurang lebih 36 kelurahan lagi mudah-mudahan simultan ajalah berdasarkan anggara,” tuturnya.
Diat Hermawan berharap seluruh kelurahan terbentuk KTB, sehingga masyarakat lebih mengenali dan mengurangi resiko kemungkinan bencana di wilayahnya.
Baca Juga: Para Pegawai PPPK Auto Happy, BKPSDM Usulkan Gaji Pertama PPPK Tetap Cair Maret
“Mudah-mudahan terkait alam kita bisa menginventariskan ke mereka. Mohon maaf di anggaran saya mohonkan ke provinsi. Mudah-mudahan kota juga ada. Minimal alat komunikasi berupa handy talky, sehingga masyarakat bisa kontak ke BPBD. Sementara yang sudah dikirim sama provinsi itu logistik 500 paket itu sudah yang ke kita. Mudah-mudahan ini mah alat,” tandasnya. (***)
















