BANTENRAYA.COM – Nabi Muhammad SAW bersabda barangsiapa manusia yang sering mengingat kematian adalah orang cerdas.
Orang cerdas tidak hanya ingat kematian. Tapi juga mengedepankan sopan santun, dan saling sapa dengan tetangga.
Bagi orang yang cerdas. Dan ketahuilah siapapun yang mengingat kematian akan semakin indah tingkah lakunya.
Baca Juga: MU 3 vs Atalanta 2: Sundulan Ronaldo Selamatkan Muka Ole Gunnar Solksjaer
“Seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. Orang yang cerdas itu seperti apa ya Rasulullah. Rasulullah menjawab orang yang sering menyebut kematian, paling banyak mempersiapkan setelah kematian. Itulah orang-orang yang cerdas,” kata Buya Yahya, dikutip BantenRaya.com di akun YouTube Al Bahjah TV pada Kamis 21 Oktober 2021.
Buya mengatakan, jangan dianggap orang yang ingat kematian akan cemberut. Jangan dianggap kalau ingat kematian akan muram. Namun tidak. Justru orang cerdas ini akan selalu menghargai setiap manusia.
Baca Juga: Wasekjen Golkar Andika Hazrumy Restui Fahmi Hakim Maju di Pilbup Serang
“Orang yang selalu mengingat kematian akan semakin indah dalam berinteraksi dengan sesama.
“Dia tahu bahwa dengan sesama, contohnya senyum kepada istri itu adalah pahala. Maka dia akan sering senyum kepada istrinya. Dan dia tahu menghargai suami adalah pahala,” ujarnya.
Menurutnya, orang yang ingat dengan kematian dia mengerti bahwasannya tegur sapa, sopan santun, saling kasih dan cinta kepada tetangga dapat menghadirkan pahala.
Baca Juga: Pura-Pura Bawa Permen dan Eskrim, Paman di Kota Serang Ini Cabuli Balita 4 Tahun, Kelaminnya di….
“Maka orang yang sering mengingat kematian akan menjadikan dia semakin baik didalam kehidupan,” katanya.
Buya Yahya mengajak para jamaah untuk selalu mengingat kematian. “Mari kita mengingat kematian agar hidup kita indah di dunia ini. Perbanyak untuk mengingat kematian.
“Dan Rasulullah memerintahkan suatu amalan. Tujuannya agar mengingat kematian. Termasuk ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kita kepada kematian,” pesannya. ***



















