BANTENRAYA.COM – Komika Gilang Bhaskara atau yang akrab dipanggil Gilbas merespon soal pemberitaan yang menduga dirinya telah beralih kepercayaan.
Gilbas memposting beberapa screenshot atau tangkapan layar salah satu media gosip yang memberitakan soal pernikahan dirinya menggunakan adat Bali.
Dalam judul berita tersebut, Gilbas diduga pindah agama dari Islam ke Hindu karena resepsi pernikahannya diduga menggunakan ritual adat Bali yang kental dengan nuansa Hindu.
Menanggapi berita gosip yang beredar tersebut, Gilbas menjawabnya dengan membuat cuitan di akun Twitter miliknya @gilbhas.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar: Menghina Messi Sama Saja Bunuh Diri, GOAT Is Back!
“Tak ku sangka akan tiba satu titik di hidup gue di mana gue diberitakan seperti ini,” katanya yang di-posting pada Senin, 28 November 2022 pukul 21.13 WIB.
Gilbas juga menambahkan postingan lanjutan berita lainnya dengan memberi komentar lovely.
“Ada artikel tambahannya. Lovely ,” ujarnya.
Akibat respon Gilbas terkait pemberitaan media gosip itu, para netizen pun langsung membanjiri akun Twitter miliknya dengan berbagai komentar.
“Itu aja doanya masih alfatiha cuma bajunya doang adat bali,” ujar akun @wonderkidd19
“Sejak kapan Hindu itu adat
Yg bener adat Bali, agamanya terserah,” tutur akun @westnawa
“Nah makanya. Temen saya yg selain hindu juga banyak yg pake pakaian adat bali pas nikah wkwk,” kata @___ayu_______
“Bikin artikel hasil riset
Bikin artikel hasil menduga-duga ✅,” ucap @nihilham_
“Jurnalis kelas pencari klik ,” ucap @snow_flakessz
Baca Juga: Daftar Pemain Film Qorin Lengkap dengan Akun Instagramnya, Menampilkan Aghni Haque dan Omar Daniel
“Beginilah klo wartawan media online semuanya KADRUN bang @gilbhas ..kudu terima resiko…ketawain aja mereka bang ..gak dosa kok,” ucap akun @patto1028
“ga sia-sia rebahan seminggu dipentengin, nongol juga beritanya.
Akhirnya bisa tidur nyenyak.
Selamat bli @gilbhas anda lulus ujian chunin,” kata @YmMiko
Dari komentar netizen, rata-rata menyayangkan info yang beredar tidak dikonfirmasi langsung ke Gilbas sebagai objek pemberitaan. ***

















