BANTENRAYA.COM – Seorang pelajar berinisial MHK tersambar kereta api lokal Rangkasbitung-Merak saat menyebrangi rel kereta di Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa, 11 Oktober 2022 sekitar pukul 09.05 WIB.
Sesaat sebelum tertabrak kereta api, MHK mengenderai sepeda motor nopol A 3558 SO hendak ke sekolahnya yaitu Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Fatahillah Cilegon.
Namun, akibat menggunakan headset saat berkendara sepeda motor, MHK diduga tidak mendengar suara kereta api yang saat itu sedang melaju dari arah Rangkasbitung ke Merak.
Baca Juga: Preman Pensiun 6 Bakal Tamat di Episode 38? Ini Sinopsis dan Penjelasan dari Aris Nugraha
Akibatnya kecelakaan tak bisa dihindarkan, dan MHK tersambar kereta api yang melaju kencang dan tewas di lokasi.
Pada saat menyebrang, pihak security sekolah dan warga sekitar sempat meneriaki pelajar tersebut.
Namun kerena tidak terdengar MHK tertabrak kereta dari arah Rangkasbitung menuju Merak, hingga terseret hingga 100 meter.
Baca Juga: 48 Isi Tanda Pembukaan yang Muncul dalam Tradisi Cupu Panjala 2022 di Gunungkdul
Security Fatahillah Ahmad Royani Security mengatakan, kejadian ini tidak terduga, saat pelajar hendak menyebrang.
“Saya udah teriak, anak itu (korban) masuk posisi benar-benar samping pojok, akhirnya tertabrak,” katanya
Ia mengatakan, koraban pelajar tersebut diduga meninggal dunia ditempat.
Baca Juga: Nonton Drakor The Law Cafe Episode 12 Sub Indo Full HD, Bukan di Dramaqu dan Telegram
“Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika,” paparnya.
Kasatlamlntas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo mengatakan, kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api depan SMK Fatahillah Cilegon.
“Kendaraan terlibat sepeda motor Honda Scoopy Nopol A 3558 SO dan KA (Kereta Api) Jurusan Rangkas-Merak,” terangnya.
Baca Juga: Profil Muhammad Shendy Ilham Pemeran Roy di Preman Pensiun 6, Rela Lakukan Hal Ini Demi Peran
Yusuf menambahkan, korban meninggal dunia 1 orang berinisial MHK pelajar SMK Fatahillah Cilegon.
Korban warga Kelurahan Tegalratu Kecamatan Ciwandan.
“Korban saat mengendarai sepeda motor melaju dari arah Jalan Raya Kubang Sepat menuju SMK Fatahillah,” tuturnya.
“Pada saat melewati perlintasan kereta api (menggunakan headset) tidak mendengar teriakan dari security dan tetap melaju sehingga tertabrak kereta api,” ungkapnya.
Baca Juga: Viral di TikTok! Ini Sinopsis Debunk, Film Horor Malaysia Yang Hantunya Kocak Abis
Sepeda motor yang dikendarai MHK terpental sejauh 20 meter.
“Sedangkan pengendara saudara MHK terseret kereta sejauh 120 meter, akibat dari kejadian tersebut MHK mengalami luka-luka dan meninggal dunia ditempat kejadian, kemudian dibawa ke RSKM Cilegon,” paparnya. ***



















