BANTENRAYA.COM – Sebanyak 2.000 pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM di Kota Serang mengajukan Bantuan Langsung Tunai atau BLT UMKM atau Bantuan Presiden Bantuan Produktif Usaha Mikro atau Banpres BPUM 2022 sebesar Rp 600.000 ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau UKM.
Banpres BPUM 2022 ini sebagai tambahan modal penggerak ekonomi pedagang kecil.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan atau Dinkop UKM Perindag Kota Serang Wasis Dewanto mengatakan, jumlah pelaku usaha mikro yang mengajukan Banpres Rp 600.000 mencapai ribuan UMKM.
Baca Juga: Jika DPUPR Tak Mampu, Anggota DPRD Cilegon Ini Siap Lebarkan Jembatan Ciberko dengan Uang Pribadi
“Ada 2000-an lebih kalau kemarin malah 3.000 UMKM. Tapi kan mungkin ada yang udah dapat nggak ngajuin lagi,” ujar Wasis Dewanto, kepada Bantenraya.com Rabu 14 September 2022.
Wasis Dewanto menuturkan, Banpres BPUM 2022 Rp 600.000 untuk pelaku usaha mikro sudah ditutup tanggal 9 September 2022.
“Sudah ditutup tanggal 9 September kemarin,” ucap dia.
Baca Juga: Profil Eko Kuntadhi, Pegiat Media Sosial Diduga Menghina Ustadzah Ning Imaz Lirboyo
Wasis Dewanto menjelaskan, pembukaan pendaftaran pengajuan Banpres Rp 600.000 dimulai sejak awal hingga pekan pertama priode September 2022.
“Tahap pertama dari 1 September-9. Tapi kita buat sampai tanggal 7 September, supaya hari itu verifikasi. Tapi mereka daftar onlinenya sampai tanggal 9 September,” jelasnya.
Wasis Dewanto menerangkan, pendaftaran Banpres 2022 masih secara online. Untuk verifikatornya, lanjut dia, dilakukan oleh kelurahan hingga ke Kemendagri.
Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Pembacokan di Pandeglang, Berawal dari Gadai Tanah Warisan
“Dari si pedagang ini harus daftar online untuk bukti verifikasi untuk punya toko. Kan kita nggak mungkin bisa verifikasi jangankan 2.000 pendaftar, 100 aja nggak tahu,” terang Wasis Dewanto.
Wasis Dewanto menambahkan, tahap kedua pendaftaran pengajuan Banpres 2022 masih menunggu dari pemerintah pusat.
“Nanti. Tergantung dari tahap satu ini,” pungkas dia.
Salah satu pelaku UMKM handy craft di Kota Serang, Dede mengaku menyambut positif adanya Banpres BPUM 2022 untuk pelaku UMKM.
“Alhamdulillah bentuk dukungan untuk UMKM supaya cepat bangkit. Setelah Covid-19 kemarin kita UMKM terpuruk,” kata Dede.
Kata Dede, tahun sebelumnya mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Iya pernah. Langsung bos saya. Tapi kalau untuk bantuan kayaknya ada. Mudah-mudahan tahun ini dapat lagi,” harapnya. *


















