BANTENRAYA.COM – Komisi Penanggulangan Aids atau KPA Kabupaten Serang terhitung sejak Maret tahun ini sudah tidak aktif dan sudah tidak beroperasi lagi.
Hal itu terjadi karena pada tahun ini KPA Kabupaten Serang tidak mendapat anggaran untuk operasional dan honor pengurusnya.
Sekretaris KPA Kabupaten Serang Budi Miarso mengaku, ia bersama dengan pengurus KPA yang lain sudah tidak melaksankan tugas lagi sejak April tahun 2022 ini.
“Kalau kasus AIDS (acquired immune deficiency syndrome) semakin banyak tapi saya sudah enggak aktif,” kata Budi, Rabu 10 Agustus 2022.
Ia mengungkapkan, terhitung sampai dengan Maret KPA sudah tidak mendapatkan anggaran lagi dan membuat semua pengurus dan anggota yang ada tidak aktif lagi.
“Kalau bubar mah enggak, cuma enggak aktif saja. Sekarang penanganan AIDS diambil alih oleh Dinkes (Dinas Kesehatan),” ujarnya.
Baca Juga: Cepat Klaim! Kode Redeem ML Mobile Legends 11 Agustus 2022, Banyak Skin Baru
Budi menilai, dengan diambil alihnya penanganan HIV/AIDS oleh Dinkes tidak akan optimal karena Dinkes memiliki banyak kesibukan yang lain.
“Sekarang saya sibuk di panti rehabilitasi narkoba saja di Kecamatan Pabuaran. Dulu kan saya dilibatkan di KPA karena saya punya panti ini,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukmayadi memastikan KPA Kabupaten Serang masih ada namun saat ini sedang tidak aktif.
Baca Juga: Tiga Pelaku Judi Togel di Kabupaten Lebak Dibekuk Polisi
Sementara untuk program-program penanganan HIV/AIDS diampu oleh Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) pada Bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P).
“Tidak aktifnya karena anggaran Kabupaten Serang di 2022 saat ini tidak dapat mengakomodir KPA terutama untuk honor anggota KPA,” katanya.
“Tahun depan kita ajukan lagi anggarannya, mudah-mudahan dapat diakomodir oleh TAPD (tim anggaran pemerintah daerah),” katanya. ***















