BANTENRAYA.COM – Berikut informasi terkait kenapa dalam kepercayaan masyarakat Jawa saat Malam Satu Suro dilarang keluar rumah?
Dan apakah banyak lelembut atau mahkluk halus di Malam Satu Suro hingga dilarang keluar rumah?
Simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui jawaban kenapa saat Malam Satu Suro dilarang keluar rumah.
Baca Juga: Warga Pejaten Kabupaten Serang Digigit Monyet, Ada yang Dibagian Pantatnya
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, Bulan Suro menjadi bulan yang keramat atau sakral.
Puncak bulan keramat ini yaitu pada saat Malam Satu Suro, atau hari pertama di bulan Suro.
Satu Suro bertepatan dengan Tahun Baru Islam 2022 1 Muharram 1444 Hijriyah yaitu pada 30 Juli 2022.
Baca Juga: Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Terima Kunjungan Ketua Liga Parlementer Jepang-Indonesia
Di mana saat Malam Satu Suro tentu banyak larangan-larangan yang tidak boleh dilanggar oleh siapapun.
Hal itu dilakukan dengan harapan agar menjaga diri dari sesuatu yang tidak diinginkan, dan tetap selamat dari bahaya.
Agar terhindar dari kesialan atau keburukan pada menjelang Malam Satu Suro masyarakat Jawa kerap melakukan ritual atau tradisi sakral.
Baca Juga: Sejarah, Tradisi, dan Kegiatan Malam 1 Suro Bagi Masyarakat Jawa, Simak Uraian Lengkapnya di Sini
Misalnya melakukan pencucian atau membersihkan pusaka Keraton yang dianggap suci, iring-iringan kebo bule, dan mubeng beteng atau mengelilingi benteng keraton.
Selain melakukan ritual, masyarakat Jawa percaya dengan tidak keluar rumah saat Malam Satu Suro juga bisa menghindarkan diri dari bahaya.
Masyarakat Jawa percaya bahwa malam 1 Suro ini merupakan waktu para lelembut atau setan, jin, genderuwo, kuntilanak, dan sejenisnya akan muncul ke dimensi manusia.
Baca Juga: Bacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan Indonesia
Larangan untuk tidak keluar rumah saat Malam Satu Suro, sebab seluruh energi negatif bergentayangan dan berpotensi mencelakai.
Energi negatf terkait kecelakaan, santet dan hal-hal gaib lainnya.
Itulah informasi terkait kenapa dalam kepercayaan masyarakat Jawa saat Malam Satu Suro dilarang keluar rumah?.***



















