BANTEN RAYA.COM – Sebanyak 783 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Lebak yang sempat menghentikan aktivitasnya, akibat korona, kini sudah kembali beraktivitas lagi.
Namun agar tidak beresiko terhadap covid-19, maka pihak Dinas Pendidikan (Dindik) Lebak telah mengingatkan kepada para pengelola PAUD untuk tetap memperketat protokol kesehatan (Prokes).
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal pada Dindik Lebak, Irawan mengatakan, sejak kondisi pandemi korona landai, maka PAUD yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak sudah kembali beraktivitas. Bahkan siswa PAUD seluruhnya sudah kembali bisa didampingi para orang tuanya.
“Dari laporan yang kami terima hingga pekan ini, sebanyak 783 PAUD di Lebak sudah melakukam aktivitasnya seperti biasa,”ujar Irawan, Jumat 25 Maret 2022.
Baca Juga: Buruan! PKS Gelar Lomba Foto dan Video Terakhir Besok
Ketika ditanya berapa lama PAUD di Lebak menghentikan aktivitasnya akibat pandemi korona, menurut Irawan terhenti dua tahunan. Bahkan selama itu pula, kominikasi antara guru PAUD dengan anak-anak yang tercatat sebagai muridnya nyaris terputus.
“Berbeda dengan siswa SMP, selama tidak belajar tatap muka, belajar dalam jaringan tetap dilalukan, sehingga komunikasi aktif antara guru dengan siswa tetap berjalan,”kata Irawan.
Kepala Dindik Lebak, Wawan Ruswandi menambahkan, dengan aktifnya kembali PAUD diseluruh Lebak maka program pendidikan bagi anak usia dini kembali berjalan dengan baik, sehingga program Pemkab dalam meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak kembali berjalan sesuai harapan.
Baca Juga: 2.184 Ruang Kelas SD Negeri di Kota Serang dalam Kondisi Rusak
“Mudah-mudahan pandemi korona segera berakhir, agar program penimgkatan mutu pendidikan di Lebak kembali berjalan lancar,”harap Wawan. ***














