BANTENRAYA.COM – Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Fedorov memberitahukan bahwa Kementerian Pertahanan Ukraina menggunakan teknologi dari Clearview Al.
Teknologi Clearview Al yang merupakan perangkat lunak pengenalan wajah untuk mengidentifikasi mayat tentara Rusia yang tewas dalam perang.
Dikutip bantenraya.com dari Reuters, Fedorov mengatakan, tujuan dari penggunaan teknologi tersebut untuk memberi tahu tentang kematian tentara Rusia kepada keluarga mereka yang bertempur di Ukraina.
Baca Juga: 32 Sekolah Meriahkan Festival Rampak Bedug Provinsi Banten
Sebagai informasi teknologi Clearview Al adalah penyedia pengenalan wajah yang berbasis di New York, yang dapat menemukan gambar di web yang cocok dengan wajah dari foto yang diunggah.
Perangkat lunak Clearview Al digunakan untuk menemukan akun media sosial tentara Rusia yang tewas.
“Sebagai rasa hormat kepada ibu para prajurit itu, kami menyebarkan informasi ini melalui media sosial,” ujar Fedorov pada Rabu, 23 Maret 2022.
Baca Juga: Ini Profil Singkat Immanuel Ebenezer, Ketua Joman yang Dicopot dari Komisaris Utama Anak BUMN
“Untuk setidaknya memberi tahu keluarga bahwa mereka telah kehilangan putra mereka dan kemudian memungkinkan mereka datang untuk mengambil jenazah mereka,” tambahnya sebagaimana keterangan dari Reuters.
Fedorov menolak untuk merinci jumlah mayat yang diidentifikasi melalui Clearview Al.
Fedorov juga menyatakan, teknologi tersebut tidak digunakan untuk mengidentifikasi pasukan Ukraina sendiri yang tewas dalam pertempuran.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2022 Diperbolehkan! Asal Penuhi 3 Syarat Berikut Ini
Militer Ukraina melaporkan bahwa sekitar 15.000 tentara Rusia telah tewas sejak invasi pada 24 Februari.
Tetapi, Rusia membantah bahwa korbannya jauh lebih rendah selama apa yang digambarkannya sebagai operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi Ukraina.***

















