BANTENRAYA.COM – Tidak lama lagi jabatan Gubernur Banten Wahidin Halim akan berakhir dan sebagai penggantinya adalah Penjabat atau Pj Gubernur.
Penempatan Pj Gubernur ini sesuai dengan amanat UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 201 ayat (3) dimana kepala daerah hasil Pilkada 2017 akan menjabat sampai tahun 2022.
Jelang berakhirnya masa jabatan Gubernur Banten devinitif, spekulasi sosok Pj Gubernur Banten pun muncul dan mengiasi pemberitaan media massa di Provinsi Banten.
Setidaknya ada tiga nama pejabat eselon I atau pejabat pusat yang digadang-gadang berpeluang mebajabt Pj gubernur Banten.
Bantenraya.com akan menyajikan profil 3 pejabat eselon I ini dirangkum dari berbagai sumber:
1. Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah
Pejabat negara yang satu ini lahir di Pulau Punjung, Sumatera Barat pada tanggal 16 Maret 1970 dan berusia 51 tahun.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri.
Akmal Malik sempat menjabat sebagai Plt. Direktur Jenderal Otonomi Daerah sejak 1 Maret 2019.
Sebelumnya, Akmal menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah (2018-2019), Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD (2016-2018), Kepala Subdit Aceh, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta pada Direktorat Penataan Daerah Otsus dan DPOD (2015-2016).
Menjabat Kepala Subdit Otonomi Khusus Wilayah I pada Direktorat Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan DPOD (2014-2015).
Pernah menduduki jabatan Kepala Subdit Hubungan Antar Lembaga Daerah dan Asosiasi Daerah pada Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD (2012-2014).
Akmal Malik bergabung dengan Kementerian Dalam Negeri khususnya Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada tahun 2014 di Subbag Kepegawaian pada Bagian Perundang-Undangan dan Kepegawaian Setditjen Otonomi Daerah.
Akmal Malik menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Ilmu Pemerintahan jurusan Manajemen Pembangunan dan magister di Universitas Indonesia dengan jurusan Perencanaan dan Kebijakan Publik.
Baca Juga: 15 Ucapan Hari Perawat Nasional 2022 yang Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan di Media Sosial
2. Fadlansyah Lubis, Wakil Sekretaris Kabinet
Pejabat ini lahir di Jakarta,13 April 1967. Menyelesaikan studi S1 Jurusan Hukum di Universitas Padjajaran tahun 1992.
Melanjutkan studi Magister Hukum dari Victoria University of Wellington New Zealand tahun 2002 dan meraih program S3 jurusan Hukum di Universitas Gadjah Mada tahun 2012.
Fadlansyah pernah menjabat Deputi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sejak 6 Mei 2015.
Pada tanggal 16 Februari 2021, Fadlansyah ditugaskan untuk menjabat sebagai Dewan Komisaris Utama PT Pupuk Kujang
Jabatan yang kini diiemban Fadlansyah adalah Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab).
Baca Juga: Tagar TangkapKartelMinyakGoreng Menggema di Twitter, Netizen: Hukum Tumpul ke Atas
3. Juri Ardiantoro, Deputi IV Kantor Staff Kepresidenan
Nama Juri Ardiantoro mencuat dan didoakan menjadi Pj Gubernur Banten lantaran mantan Ketua KPU RI ini saat ini statusnya adalah Deputi IV Kantor Staff Kepresidenan (KSP) sebagai pejabat eselon I atau memenuhi syarat untuk menempati posisi Pj Gubernur.
Pria kelahiran Brebes 6 April 1973 ini pun ternyata punya kedekatan secara emosional dengan Provinsi Banten.
Sebabnya, pada tahun 2005 silam Juri Ardiantoro menikah dengan putri mantan Ketua MUI Kecamatan Pandeglang.
Untuk mengetahui secara detil inilah profil Juri Ardiantoro dikutip dari kanal Youtube beritasatu yang diunggah pada 19 Juli 2016 :
Nama : Juri Ardiantoro
Tempat tanggal lahir : Berebers 6 April 1973
Pendidikan
Sarjana jurusan pendidikan IKIP Jakarta
Master Sosiologi FISIP UI
Doktor sosiologi Malaya University Malaysia
Sebelum menjadi pejabat negara, Juri Ardiantoro juga pernah menjadi guru SMA di Jakarta, kemudian menjadi dosen FISIP Universitas Bung Karno, menjadi dosen UNJ.
Tahun 2005 menjadi anggota KPU DKI Jakarta dan tahun 2007 menjadi Ketua KPU DKI Jakarta.
Karir Juri Ardiantoro sebagai penyelenggara Pemilu berlanjut karena Juri Ardiantoro.
Pada 2013 sampai dengan 2017 menjadi Ketua KPU RI.
Sebelum namanya masuk bursa calon Pj Gubernur Banten, pejabat eselon I yang satu ini memiliki kedekatan dengan Banten.
Intelektual muda yang belum lama ini menjadi Ketua Pansel KPU dan Bawaslu RI kaya dnegan pengalaman dunia birokrasi. ***

















