BANTENRAYA.COM – Dampak serangan militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina membuat nama Presiden Rusia Vladimir Putin dihapuskan dari Teardrop Memorial yang terletak di kota New Jersey, Amerika Serikat. sebuah monumen peringatan peristiwa 9/11 , pada Senin 14 Maret 2022.
Dicantumkannya nama Presiden Rusia Vladimir Putin di Teardrop Memorial merupakan pemberian dari rakyat Amerika pada tahun 2005 untuk memperingati peristiwa 9/11
Dilansir bantenraya.com melalui Rusia News, Teardrop Memorial atau Untuk Perjuangan Melawan Terorisme Dunia diberikan kepada Amerika Serikat pada tahun 2005 sebagai hadiah dari orang-orang Rusia untuk memperingati 11 September 2001, serangan teroris.
Baca Juga: Kecewa Tidak Hadiri Forum Gabungan Perangkat Daerah, Sekda Akan Tegur Kepala BPKAD Kabupaten Serang
Monumen itu ditempatkan di kota Bayonne, New Jersey setelah Jersey City ibu kota negara bagian tersebut menolaknya.
Vladimir Putin menghadiri upacara pembukaan peringatan itu dan sebuah plakat menampilkan nama presiden Rusia selama hampir dua dekade.
Konflik Rusia dengan Ukraina bulan lalu membuat nama Presiden Rusia ditutup-tutupi dari Teardrop Memorial.
Menurut keterangan Rusia News, nama Putin ditutup dengan selotip sebelum papan akrilik yang lebih permanen digunakan pada Senin 14 Maret 2022 untuk menyensor nama Putin dari plakat.
Baca Juga: Peran TNI Sebagai Komponen Bangsa Sangat Dibutuhkan untuk Mendukung Kebijakan Pemerintah
Tom Cotter, direktur Bayonne dari Departemen Pekerjaan Umum, AS mengatakan hal ini sangat disayangkan nama Putin ada di monumen itu.
Tom Cotter juga menyamakan apa yang terjadi di Ukraina sekarang dengan suatu bentuk terorisme.
“Tapi saya tidak ingin ini menjadi urusan Putin, saya masih ingin ini menjadi monumen 9/11,” ucap Tom Cotter.
Walikota Bayonne Jimmy Davis menolak menghapus peringatan itu sama sekali dan bersumpah bahwa meskipun ada modifikasi, monumen ini tidak akan kemana-mana.
“Saya tidak pernah ingin mendengar seseorang mengatakan bahwa monumen ini harus dirobohkan, karena mereka harus melalui saya untuk merobohkan monumen ini,” ujar Jimmy Davis.
Walikota Bayonne pun menyebut Putin sebagai manusia terdingin yang pernah dia lihat ketika pernah bertemu.
Ini bukan pertama kalinya tugu peringatan itu menuai kontroversi.
Baca Juga: Link Live Streamung SCTV Music Awards 2022, Band Legendaris Dewa 19 Akan Tampil
Pada tahun-tahun sebelumnya, para kritikus memprotes monumen tersebut karena diduga memiliki kemiripan yang samar dengan alat kelamin perempuan, sebagaimana penjelasan Rusia News.*
















