BANTENRAYA.COM – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa minyak goreng curah yang dijual di pasar rakyat tak akan lebih dari Rp11.500 per liter.
Harga minyak goreng tersebut sesuai dnegan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah.
Selain memastikan harga, pemerintah juga memastikan pasokannya akan kembali normal.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini, Bersiap untuk Laga Big Match Manchester City vs Tottenham
“Kita memastikan pasokan dan harga sesuai dengan ketetapan pemerintah,” ujar Lutfi dikutip Bantenraya.com dari PMJ News, Sabtu 19 Februari 2022.
“Minyak goreng curah dijual dengan harga Rp10.500 per liter dan pedagang tidak boleh jual lebih dari Rp11.500 per liter,” tuturnya.
Untuk saat ini ada enam pasar di Kota Surabaya yang akan didistrisusikan minyak goreng dengan harga Rp10.500 per liter dan akan dipantau tim inflasi.
Baca Juga: 5 Pasangan Selebriti Korea yang Pernah Saling Pacaran Namun Putus
Keenam pasar itu terdiri atas Pasar Wonokromo, Pasar Wonokromo Waru, Pasar Keputran, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambakrejo dan Pasar Genteng.
“Kemendag siap memastikan harga di setiap segmentasi terjamin dan pasokannya tersedia,” tegasnya.
Lutfi juga meninjau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok lainnya di pasar.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 19 Februari 2022, Pengemis Sudah Menipu Aldebaran Rp50 Juta?
Dari hasil pantauannya, harga bahan pokok di pasar tersebut masih stabil dan terkendali, hanya minyak goreng curah yang masih relatif tinggi.
Ia kembali menegaskan, harga minyak goreng curah segera stabil sesuai aturan pemerintah Rp11.500 per liter. ***




















