BANTENRAYA.COM – Honor untuk Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) marbot masjid dan pemandi jenazah dianggarkan lewat kelurahan.
Dimana, program tersebut akan efektif pada triwulan III karena beberapa kelurahan belum menggarkan dan akan ada di APBD Parsial.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Cilegon nomor 400/Kep.92-Kesra/2026 tentang Penerimaan Honorarium Ketua DKM, Marbot Masjid dan Pemandi Jenazah Kota Cilegon.
BACA JUGA: Dirut PT ASDP Indonesia Tinjau Posko Lebaran 2026, Pastikan Pemudik Dapat Layanan Terbaik
Dalam SK tersebut ada sebanyak 333 Ketua DKM yang akan mendapatkan honor, lalu untuk Marbot sebanyak 335 dan pemandi jenazah sebanyak 860 orang.
Dari sejumlah nama sendiri Nampak ada sejumlah ASN baii itu pejabat lurah, kepala bagian dan kepala bidang yang menjabat sebagai Ketua DKM dan menerima honor.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Rahmatullah menyatakan, anggaran untuk marbot, DKM dan pemandi jenazah sendiri melalui kelurahan. Dimana, itu kelurahan yang mengetahui secara jumlahnya.
“Anggaran itu sesungguhnya ada di kelurahan masing-masing, Kersa hanya membantu memfasilitasi saja. Itu semua di kelurahan kita hanya memfasilitasi untuk SK,” ucapnya, Minggu (15/3).
Rahmatullah menyampaikan, anggaran sendiri tidak semuanya bisa dicairkan pada triwulan pertama.
Hal itu karena masih ada kelurahan yang sebelumnya belum menganggarkan untuk honor Ketua DKM, Marbot Masjid dan Pemandi Jenazah, sehingga mekanismenya melalui APBD parsial dan bisa cari pada triwulan II.
“Itu tetap akan cair dari Januari, sudah dilakukan koreksi dari kelurahan-kelurahan. Memang ada beberapa kelurahan belum terakomodir. Tapi memang untuk SK sudah ada dan itu yang tidak bisa ditambah dan kurang lagi penerimannya,” ujarnya.
Untuk ASN yang dapat honor tersebut, papar Rahmatullah, hal itu tidak menjadi masalah. Karena ini bentuknya insentif saja, memang tugas mereka sebagai DKM.
“Mislany saya peribadi dapat juga sebagai DKM, dan saya sudah sampaikan setelah saya dapat untuk kas DKM karena yang melaksanakan tugas semua pengurus. Itu pribadi saya yah, kalau yang lain itu terserah DKM masing-masing,” paparnya.
Dengan adanya honor tersebut, kata Rahmatullah, diharapkan bisa memotivasi semua DKM untuk lebih menghidupkan Kembali syiar islam di masjid-masjid.
“Semoga ini bisa memotivasi memberikan support kepada DKM jika perhatian pemerintah kepada kehidupan keagamaan, sangat mendukung dan semoga saja bisa sangat siar,” katanya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar mengungkapkan, memastikan jika sejumlah honor bisa cair sebelum lebaran, baik itu guru madrasah dan honor lainnya tengah dilakukan pengurusan administrasinya.
“Insya Allah sebelum lebaran. Kami tengah urus untuk administrasinya. jadi honor-honor itu akan dibayarkan kepada para guru madrasah, RT – RW dan lainnya,” pungkasnya. (Uri) ***











