BANTENRAYA.COM – Rumah milik Rukani warga Kampung Kadukaung, Desa Tapos, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang rusak tertimpa pohon petai tumbang.
Tidak ada korban jiwa pada peristiwa pohon tumbang di Kadukaung, namun menyebabkan bagian atap rumah korban mengalami kerusakan.
Sekretaris Camat Cadasari, Eka Rahmawijaya mengatakan, satu unit rumah warga Kampung Kadukaung, Desa Tapos rusak tertimpa pohon petai yang tumbang.
BACA JUGA: BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan
Rumah warga yang tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang. “Iya, ada satu rumah warga tertimpa pohon petai. Sesuai laporan karena angin ditambah pohonnya sudah tua, jadi rawan roboh,” kata Eka, Kamis 26 Februari 2026.
Kata Eka, Kecamatan Cadadari sudah meninjau rumah korban bersama petugas kebencanaan untuk memberikan bantuan logistik, termasuk membantu membersihkan pohon yang ambruk.
“Sudah kami tinjau. Korban sudah diberikan bantuan sama pak Camat Cadasari (Wawan), dan sudah dilaporkan juga ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” ujarnya.
BACA JUGA: Wacana Revitalisasi Pasar Kranggot Disorot, DPRD Kota Cilegon Minta Sertifikasi Aset Dituntaskan
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang tersebut. Namun menyebabkan pemilik rumah mengalami kerugian jutaan rupiah.
“Alhamdulillah pemilik rumah selamat, hanya bagian genting rumah korban rusak,” ujarnya.
Sekretaris BPBD Pemadam Kebakaran Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan, telah menerima laporan pohon tumbang yang menimpa rumah warga Kampung Kadukaung, Desa Tapos, Kecamatan Cadasari.
Usai menerima laporan, pihaknya menerjunkan petugas untuk mengevakuasi pohon yang tumbang tersebut.
“Malam terima laporan dan paginya kita langsung terjunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi batang pohon yang menimpa atap rumah warga,” terangnya. ***



















