BANTENRAYA.COM – Warga Lingkungan Kadipeten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mengisi waktu menunggu buka puasa atau ngabuburiyt lewat tradisi membaca kitab Dalail Khoirot.
Pembacaan kitab salawat dan dzikir tersebut merupakan tradisi yang terus dilestarikan sejak dulu sambil menunggu waktu berbuka bersama.
Remaja Masjid Nurul Ahyan, Abdul Basit mengatakan, mulai dari anak-anak, remaja dan orang tua berbondong-bondong datang ke masjid sambil membawa makanan untuk berbuka puasa bersama di masjid.
“Ditengah gempuran gadget dan tongkrongan pinggiran, warga kadipaten masih setia dalam menjaga tradisi keagamaan selama bulan suci Ramadan,” katanya, Selasa, 24 Februari 2026.
Basit menjelaskan, pembacaan kitab dalail dimulai pada pukul 17.00 WIB sampai nanti datang azan Magrib.
BACA JUGA: Manisnya Bisnis Kue Kering, Ina Cookies Serang Raup Omzet Rp1 Miliar Selama Ramadan 2026
“Tradisi baik ini harus terus dirawat, selain mendapatkan pahala juga menjaga ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.
Imam Masjid Nurul Ahyan yang sekaligus memimpin acara Junaedi mengatakan, kitab dalail merupakan pujian kepada Rasulullah dalam bentuk salawat, lalu ada juga dzikir dan doa didalamnya.
“Dalailan ini dipercaya sudah ada sejak zaman dahulu dan merupakan tradisi warga dalam memeriahkan bulan Ramadan. Dengan adanya dalailan ini semoga tidak hilang oleh zaman, seperti kebanyakan orang yang lebih suka keluyuran bahkan ada mungkin ada yang main motor-motoran,” ujarnya.
Ia menyampaikan, selain memupuk keimanan kepada Allah dan juga kecintaan kepada Rasulullah. Tradisi itu juga membangun kesalehan sosial dengan berbagi bersama dan buka bersama.
“Ada sedekah yang dikeluarkan dan itu pahala yang sangat besar untuk berbagi bersama selama Ramadan,” pungkasnya.***

















