BANTENRAYA.COM – Dua bocah di Kabupaten Lebak mengalami luka bakar yang cukup serius usai terkena ledakan meriam kaleng.
Peristiwa terjadi Kampung Sabagi, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung pada Senin, 23 Februari 2026 menjelang berbuka puasa.
“Satu anak saya berusia tujuh tahun dan stau lagi temannya 13 tahun,” kata orang tua salah satu korban, Jaja saat ditemui, Selasa, 24 Februari 2026.
BACA JUGA: Perbaikan JLS Cilegon Dikebut Selesai H-10 Sebelum Lebaran Idul Fitri, Bukan Hanya Tambal Sulam
Usai terkena ledakan, Jaja menyebut kedua korban langsung di bawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, kedua korban selamat.
“Hampir sekujur tubuh terluka, paling parah di wajah dan di bagian paha,” imbuhnya.
Jaja menerangkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, kedua korban tengah bermain di meriam kaleng di dekat rumahnya usia meminjam korek api miliknya.
Tak berselang lama, terdengar suara ledakan dan beberapa orang terlihat mendatangi kedua korban.
“Ternyata api sempat membakar pakaian korban dan langsung dipadamkan dengan disiram air oleh warga lain,” tuturnya.
Di sisi lain, Jaja sendiri mengakui bahwa meriam kaleng atau warga sekitar menyebutnya meriam beleson memang marak dimainkan, baik oleh anak-anak hingga orang dewasa di kampungnya.
Terlebih saat Ramadan, orang-orang biasanya membuatnya secara langsung dengan menggabungkan beberapa kaleng susu menggunakan perekat.
Adapun meriam tersebut bisa menimbulkan bunyi ledakan karena bahan bakarnya menggunakan spirtus. (aldi)***

















