BANTENRAYA.COM – Wakil Bupati atau Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi menekankan, kualitas gizi makanan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal tersebut penting karena SPPG merupakan dapur utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“SPPG ini dibentuk untuk mendukung program mulia Bapak Presiden,” ujar Iing saat grand launching SPPG Sobang Jaya yang dikelola Yayasan Bima Sakti, di Kampung Cibintarok, Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Jumat 9 Januari 2026.
BACA JUGA: Heboh Dokter Richard Lee Diduga Keciduk Bareng Cewek Lain, Begini Respons Dokter Reni Effendi
“Kita semua harus menyukseskannya. Jangan sampai ada kasus keracunan atau masalah lain akibat kelalaian dalam pengolahan makanan,” katanya.
Menurutnya, kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan harus benar-benar sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia optimi seluruh SPPG di Kabupaten Pandeglang mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik.
BACA JUGA: Istighosah Dindikbud Kota Serang, Wujudkan Resolusi Pendidikan 2026
“Saya yakin SPPG sudah mengikuti standar yang dibuat oleh BGN. Tinggal bagaimana konsistensi dalam pelaksanaannya agar program ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Selain menekankan kualitas gizi, Wabup Iing juga meminta agar pengelola memprioritaskan pemberdayaan masyarakat lokal.
Ia menginstruksikan agar proses rekrutmen relawan melibatkan minimal 70 persen warga setempat di wilayah domisili SPPG.
“Saya minta 70 persen relawan berasal dari warga sekitar, sisanya boleh dari luar desa. Kurang lebih setiap SPPG merekrut 40 sampai 50 relawan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sobang Jaya, Anwar Mujahidin, menyampaikan bahwa pembentukan dan operasional SPPG Sobang Jaya telah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan oleh BGN.
“Jumlah relawan sebanyak 47 orang, satu orang akuntan, satu ahli gizi, dan satu kepala SPPG. Semua sudah dipersiapkan untuk memastikan pelayanan gizi berjalan optimal,” ungkap Anwar. ***











