BANTENRAYA.COM – Penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto masih terus terjadi di sejumlah daerah Papua Tengah.
Seperti aksi penolakan program MBG yang dilakukan oleh para pelajar dari tingkatan SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Paniai pada Senin, 24 Februari 2025.
Para pelajar sekolah yang melakukan aksi penolakan program MBG tersebut mendatangi Kantor Bupati Paniai di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur.
Baca Juga: Profil Menteri Desa yang Bantu Istrinya Menangkan Pilkada Kabupaten Serang 2024
Para pelajar dari SD, SMP, SMA kompak menyuarakan penolakan program MBG yang belakangan ini gencar dilakukan oleh pemerintah termasuk di Kabupaten Paniai.
Dikutip oleh Bantenraya.com dari akun Instagram @fakta.beriita pada Selasa, 25 Februari 2025 tentang aksi para siswa di Kabupaten Paniai tentang tolak program MBG.
“Mengulur panjang! Pelajar di Paniai, aksi tolak makanan gratis, tuntut pendidikan gratis,” tulis keterangan Instagram @fakta.beriita.
Baca Juga: UPDATE PSU Pilkada Kabupaten Serang: Butuh Duit Rp46 Miliar, Pemkab Belum Bisa Berbuat Banyak
Dalam video tersebut terlihat para pelajar yang terdiri dari SD, SMP, SMA dari Kabupaten Paniai aksi di jalan.
Selain itu, dalam aksi yang dilaksanakan oleh para pelajar tersebut mengenakan seragam sekolah meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto untuk menolak program MBG.
Mereka menolak program MBG yang belakangan ini dilaksanakan oleh pemerintah dan menggantinya dengan program pendidikan gratis.
Baca Juga: 15 Poster Menyambut Ramadan 2025, Desain Terbaru dan Keren
Program pendidikan gratis dirasa lebih penting dilaksanakan daripada program MBG, tujuannya agar seluruh siswa di sekolah tidak perlu pusing memikirkan biaya.
Para pelajar juga tampak membentangkan poster dan spanduk yang bertuliskan tentang penolakan program MBG.
Tulisan-tulisan yang ada di spanduk dan poster tersebut seperti, “Siswa dan Pelajar Tolak Makanan Bergizi Gratis, ” Presiden Prabowo Gratiskan Pendidikan di Seluruh Tanah Papua Bukan Makan Gratis.”
Baca Juga: Askot PSSI Serang Prioritaskan Pembinaan Usia Dini dan Persiapan Porprov Jadi Program Tahun 2025
Dengan adanya aksi penolakan MBG yang dilakukan oleh para pelajar Papua tersebut membuat warganet ikut berkomentar.
“Saya dukung, pendidikan dan kesehatan medis harus lebih utama,” tulis @efe*** dalam komentar.
Hal tersebut terjadi karena di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto lebih mengutamakan program MBG daripada sekolah gratis.
Baca Juga: Potensi Atlet Voli Muda Kabupaten Serang Bagus Tinggal Dipoles Agar Berprestasi di Porprov
“Ada perbedaan visi pemerintah dengan kebutuhan rill masyarakat. Kenapa tidak disurvei dulu program yang membutuhkan dana besar itu? ” tanya @dary*** dalam komentar.
Semoga dengan adanya reaksi dari para pelajar dan masyarakat membuat pemerintah pusat memberikan solusi yang lebih baik. ***



















