BANTENRAYA – Perjuangan tim paralayang Banten menghadapi cuaca yang tidak menentu di Banda Aceh berbuah manis. Untuk sementara Banten berhasil mengoleksi 1 medali emas dan satu medali perak.
Medali emas diraih di kelas ketepatan mendarat (KTM) Tandem Perorangan atas nama Rizki Maulana. Medali perak diraih Muhammad Affifian dari Jawa Tengah dan perunggu untuk Ilham dari Bali.
Sementara 1 Perak di kelas ketepatan mendarat (KTM) Tandem Beregu. Emas untuk kelas ini diraih Jawa tengah dan perunggu diraih oleh Papua.
Ketua Paralayang Banten Kompol Asep Renggana didampingi Ipda Ari Prayogo Manager tim Banten membenarkan jika cuaca yang tidak menentu yakni hujan deras disertai angin kencang menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam lomba di Banda Aceh.
Baca Juga: Banten Dapat 2 Emas dari Angkat Besi dan Pecahkan Rekor Nasional
“Faktor alam tidak bisa dilawan. Namun kami berhasil mengatasi hujan dan angin kencang sehingga tim kami untuk sementara ini mampu meraih emas dan perak,” ujarnya.
Untuk saingan terberat bagi Banten selama berlomba adalah atlet Jawa Barat, Jawa Tengah, Papua dan lainnya.
“Persaingan ketat sekali apalagi ketika cuaca cerah, setiap atlet langsung mencari limit terbaiknya untuk bisa berada di posisi teratas,” kata dia.
Dalam kesempatan ini tim paralayang provinsi Banten mengucapkan banyak terimakasih atas doa dan dukungan dari pemerintah provinsi Banten, KONI Banten serta masyarakat yang senantiasa memberikan doanya.
“Kami masih ada mata lomba yang akan dimainkan, mohon doanya paralayang Banten semoga dapat kembali menambah medali untuk Banten,” tutup dia. (***)















