BANTENRAYA.COM – Bencana banjir, badai, longsor dan pohon tumbang berpotensi terjadi di akhir tahun 2023.
Untuk itu, Sekretaria Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin mulai memberikan peringatan agar semuanya bisa waspada.
Semuanya, bukan saja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon saja, tapi dinas yang lainnya.
Maman menjelaskan, mengajak semua elemen untuk terus membangun sinergitas dan berkolaborasi dalam menciptakan situasi yang siap menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana.
“Tidak hanya di sini, di lapangan dengan relawan, tapi dengan semua stakeholder, terutama Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Perkim (Perumahan dan Pemukiman), kita akan melakukan pembersihan-pembersihan saluran yang rawan menyebabkan banjir,” katanya, Jumat 1 Desember 2023.
Baca Juga: Pesta Miras Oplosan, 2 Napi Lapas Serang Tewas, 5 Napi Dirawat di RS
Menghadapi periode peralihan musim, imbuh Maman, semua dihadapkan pada tugas yang memerlukan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi, mulai dari hujan lebat, angin kencang hingga banjir.
“Memasuki musim penghujan yang di luar prediksi, yang el nino itu diperkirakan Januari, ternyata di akhir November ini hujan sudah sangat tinggi, sehingga ini rawan untuk Kota Cilegon,” tambahnya.
Maman mengungkapkan, mulai dari unsur pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi kemasyarakatan, hingga para relawan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik personil secara individual maupun sumber daya peralatan yang dimiliki.
“Peralatan saya kira di evaluasi sekarang sudah cukup memadai. Kedepan barang kali tidak hanya dimilki oleh kita tapi semua stakeholder di lini penyelamatan kedaruratan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Cilegon Suhendi mengatakan, dalam mendukung upaya pencegahan terjadinya bencana, sejumlah personel dan peralatan telah dikerahkan.
“Kalau dari personilnya sudah siap dan relawan yang dikumpulkan juga sudah siap, dari peralatan, perahu, senso, peralatan-peralatan yang lain penunjang ketika terjadi bencana banjir,” katanya. ***
















