SERANG, BANTEN RAYA – Tim gulat Banten terus fokus berlatih untuk memperbaiki kekurangan atlet agar bisa berprestasi mempertahankan medali yang mereka raih di PON terdahulu. Menjelang 3 bulan jadwal PON Papua, atlet gulat Banten terus meningkatkan volume latihan agar bisa mencapai performa terbaik saat bertanding nantinya.
Ketua PGSI Banten Hariyanto menuturkan setelah melalui berbagai latihan sejak awal, kini kondisi atlet Banten menunjukkan grafik yang meningkat. Pihaknya fokus untuk berlatih baik untuk meningkatkan fisik, stamina dan teknik atlet.
“Untuk fisik jelas tidak bisa instan perlu waktu. Dengan latihan yang intensif Desi Sinta, Aji Hakiki, dan lainnya menunjukkan grafik yang bagus. Namun kami tidak mau lengah dan terus memantau latihan atlet,” katanya.
Menjelang keberangkatan ke Papua, ia berharap nantinya atlet bisa tampil dalam performa puncak sehingga bisa meraih medali seperti PON Riau 2012 dan PON Jawa Barat 2016 lalu.
Untuk menjaga performa tersebut latihan terus ditingkatkan misalnya jika pada awal latihan kisaran 6 kali berlatih, maka beberapa waktu lalu pola latihan terus ditingkatkan sampai 8 kali dalam satu pekan. Dengan peningkatan latihan ini diharapkan tubuh atlet menyesuaikan sehingga bisa mencapai performa puncak.
“Untuk latihan ada yang pagi dan sore atau pagi saja atau sore saja. Kami sudah menyusun program ini jauh-jauh hari agar kualitas atlet meningkat,” jelasnya belum lama ini.
Terkait persaingan di PON, ia mengatakan tidak mau memperdulikan provinsi lainnya dan fokus untuk meningkatkan kemampuan atletnya. Namun ia juga sudah mengantongi beberapa provinsi yang dalam beberapa tahun ini menjadi lawan berat bagi Banten.
“Kami fokus diri sendiri dulu. Kalau kekuatan lawan kami anggap seimbang semua. Atlet tidak boleh meremehkan lawan dan harus fokus saat bertanding nantinya agar bisa menang,” imbuhnya.
Untuk latihan yang dijalani atletnya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini tentunya untuk melindungi dan mencegah atlet yang akan berlaga dari pandemi korona. Sebab ia ingin atletnya sehat dan nantinya bisa membawa nama harum Banten di PON Papua.
“Usai latihan atlet langsung pulang serta diharapkan menjaga kesehatannya. Kami akan berusaha untuk mengharumkan nama Banten di PON Papua,” tutupnya. (hendra)

















