BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian memberikan kode keras kepada para lurah untuk tidak ada kubu dan blok.
Hal itu, disampaikan Helldy saat memberikan sambutan pelantikan Pengurus Paguyuban Lurah Kota Cilegon, pada Senin 12 Desember 2022.
Helldy menyatakan, jika tugas lurah adalah melakukan pelayanan kepada masyarakat.
Selanjutnya, Helldy juga memberikan peringatan keras jika ada lurah yang sampai ikut dalam kubu-kubuan dan blok, maka dirinya yang akan memberikan hukuman secara langsung.
Baca Juga: Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Perampokan Rumah Dinas Walikota Blitar
Hal itu, karena lurah kerupakan ASN yang secara aturan terikat dan dilarang melibatkan atau mendukung dalam politik.
Helldy menjelaskan, para lurah tersebut merupakan pimpinan di wilayahnya untuk melayani masyarakat. Untuk itu, kubu lurah walikota atau wakil walikota.
“Jadi tidak ada kubu-kubuan lurah wali atau lurah wakil. Kalian itu lurah di 43 wilayah yang ada di Kota Cilegon, tugasnya melayani masyarakat dengan baik, dan selalu hadir untuk masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Gagal Juara BWF World Tour Finals 2022, The Daddies Lima Kali Naik Podium dan Banjir Pujian Warganet
Helldy menegaskan, jika para lurah masih melakukan dannikut dalam kubu tertentu, maka dirinya yang akan mengahadapi sevara langsung.
“Bukan konsepnya lurah wakil atau lurah wali. Saya enggak suka. Kalau nanti terdengar oleh saya (kubu-kubuan). Kalian akan berhadapan dengan saya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Lurah Kota Cilegon Khairil Amri mengungkapkan, sebagai ASN dirinya meminta para lurah untuk tidak terlibat dalam kepentingan politik. Sebab, tugas utama lurah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat
Baca Juga: Kang Mus Pergi ke Garut di Preman Pensiun 7, Waktu yang Tepat Kelompok Bang Edi Balas Dendam?
“Sekarang fokus bagaimana menjalankan program pemerintah. Terkhusus lurah, semuanya saya larang untuk berpolitik,” pungkasnya. (***)



















