BANTENRAYA.COM – Bakal calon Walikota Serang dibuat kesal dalam rangakain Pilkada serentak 2024 gegara mikrofon.
Insiden itu terjadi saat Cakada Kota Serang menyampaikan sambutan usai penyerahan berkas pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Serang di Kantor KPU Kota Serang.
Insiden mikrofon mati pertama dialami oleh Calon Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, di hari kedua pendaftaran calon Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang 2024-2029.
Saat Subadri Ushuludin menyampaikan sambutan mendadak mikrofon mati. Insiden mikrofon mati itu terjadi sekitar dua menit.
Melihat kejadian itu, salah seorang pegawai KPU menyodorkan mikrofon yang lain kepada Subadri Ushuludin.
Bukannya membaik justru mikrofon yang lain pun ikut mendadak mati. Akhirnya Subadri pun tetap melanjutkan sambutan dengan kondisi mikrofon mati.
Baca Juga: Absen Saat Daftar Pilkada Pandeglang, Nurul Qomar Ikut Jalani Tes Kesehatan Pakai Kursi Roda
Kejadian serupa pun terjadi pada pasangan Balon Walikota Serang Budi Rustandi dan Balon Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.
Saat konferensi pers mikrofon yang digunakan mendadak mati hidup, sehingga suara Budi Rustandi tidak jelas saat direkam oleh awak media.
Di hari ketiga atau terakhir pendaftaran bakal pasangan calon Walikota Serang dan calon Wakil Walikota Serang Kamis 29 Agustus 2024.
Baca Juga: Pembelian Pertalite untuk Mobil di Banten Bakal Dibatasi 30 Liter Per Hari
Insiden mikrofon mati terulang kembali saat Balon Walikota Serang Syafrudin menyampaikan sambutan di hadapan tamu undangan.
Lantaran mikrofon mendadak mati, Syafrudin sempat protes kepada KPU Kota Serang.
“Ini nih mikrofonnya mati coba diganti,” katanya.
Baca Juga: Dimyati Sebut Paslon Dewi-Iing Asli Pribumi: Yang Bisa Membangun Pandeglang, Ya Orang Pandeglang
Salah seorang pegawai KPU Kota Serang pun akhirnya menyodorkan mikrofon yang hidup, dan Syafrudin pun akhirnya melanjutkan sambutannya.
Saat dikonfirmasi awak media, Komisioner KPU Kota Serang Iip Patrudin beralasan bahwa, soundsystem tersebut dapat dibeli dari anggaran KPU Kota Serang hibah APBD Kota Serang.
“Iya kita tidak sewa soundsystem, kita beli sendiri agar bisa digunakan seterusnya,” ungkap Iip Patihudin, Kamis 29 Agustus 2024.
Baca Juga: Syafrudin-Heriyanto Janjikan Pemerataan Pembangunan di Kota Serang
Saat disingung terkait anggaran, Iip Patihudin tidak menyebutkan secara detail penggunaan anggaran untuk penerimaan bacalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang periode 2024-2029.
“Anggaran itu tergantung dari satker masing-masing, untuk anggaran secara keseluruhan semuanya Rp28 miliar hibah APBD Kota Serang,” ujar Iip, kepada Bantenraya.com.
Ia menyebutkan, anggaran terkait kegiatan itu tergantung dari kebijakan masing-masing satker.
“Karena ini bagian dari teknis, dari anggaran Rp28 miliar itu tentunya dibagi-bagi termasuk dengan pengadaan kegiatan penerimaan calon ini,” jelasnya.
“Kalau secara rincinya kami tidak tahu persis, tapi yang jelas anggaran untuk pemilihan ini Rp28 miliar,” imbuh Iip. ***




