BANTENRAYA.COM – Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menyebut ketidakharmonisan antara Panglima TNI Andika Perkasa dan Dudung sudah banyak diketahui publik.
Ia menegaskan untuk jadwal pertemuan rapat untuk keduanya dan ingin menjelaskan bukti yang didapatkan Effendi Simbolon.
Ketika rapat sebelumnya Effendi Simbolon risau dengan perilaku keduanya sampai-samapi tidak disharmoni dan sudah lama berbeda pandangan antara Andika dan Dudung.
Baca Juga: Elizabeth Truss Menjadi Perdana Mentri Inggris Berkat Doa Ridwan Kamil? Ini Faktanya
“Catatan yang kita peroleh verifikasi dan konfirmasi ke sumbernya memang cukup banyak merisaukan disharmoni Panglima dan Kasad khususnya ya ini kan enggak bisa dibiarkan,” ujar Effendi.
Effendi belum mau mengungkap apa penyebab disharmoni tersebut, dia akan disampaikan dalam rapat kerja Komisi I yang tengah dijadwalkan dan akan dihadiri lengkap, Andika dan Dudung.
“Mungkin kalau nanti lebih detail pertemuan kita jadwalkan. Saya enggak mau juga berandai-andai,” ujarnya, dikutip Bantenraya dari kanal YouTube Komisi I DPR, Selasa 6 September 2022.
Baca Juga: Ratu Atut Chosiyah Divonis Penjara Hingga Tahun 2026, Kok Bisa Bebas Tahun 2022?
Sejumlah masalah itu misalnya penetapan kebijakan. Sampai ada terkait orang yang bermasalah dalam hukum, dilindungi.
“Penetapan kebijakan, banyak sampai penetapan hukum banyak yang harusnya menjadi hal yang harus dikerjakan malah diprotect dilindungi,” kata Effendi.
Selain itu Effendi menyoroti gagalnya anak Dudung masuk Akmil jadi masalah. Meski hal ini telah disebutkan Andika bahwa anak Dudung sudah masuk ke Akmil.
Baca Juga: Fakta Menarik Anak Dudung Gagal Lolos Usai Ikut Akedemi Militer, Kini Statusnya LuLus Akmil?
“Saya enggak tahu masuk karena apa, tapi kalau masuk karena sebuah tekanan, sebuah diskresi sementara mengabaikan ketentuan apa iya seperti itu. Apa kemudian anaknya nyaman ke depan?”
“Apa iya di negeri semuanya serba terbuka seperti ini kita masih begitu,” pungkasnya.
Namun kabar tersebut telah di tangkis dan dikatan langsung oleh Jendral usai rapat Komisi I DPR RI.
Baca Juga: Mengetahui Definisi GB Whatsapp Apk WA Mod Terpopuler
“Sekarang sudah masuk, sekarang sudah masuk jadi bagian dari mereka yang diterima,” kata Andika.*.
Dari keterangan yang disampaikan langsung oleh Jendral Andika kini status anaknya Dudung resmi lolos Akamil, namun publik bertanya ko bisa padahal sebelumnya tidak lolos.
Andika menyebut hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai dengan peraturan yang ada. Panglima TNI Andika menegaskan dia tidak melenceng dari tupoksinya.
“Menurut saya, kita tetap menjalankan kegiatan kita sesuai dengan peraturan perundangan. Jadi nggak ada yang berbeda, dan nggak ada yang kemudian melenceng dari tupoksi kita,” ujar Andika.
Kini singgungan yang digelontorkan Andika kepada anak Dudung itulah yang membuat tidak harmonis di kubuh TNI.***



















