BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin menyebut bahwa usulan anggaran Rp 67 miliar untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kota Serang tahun 2024 dianggap terlalu besar.
Pemkot Serang pun belum berani menyepakati usulan anggaran Rp 67 miliar.
Hal ini disampaikan Walikota Serang Syafrudin usai mengikuti upacara peringatan hari lahir Pancasila di kantor Dinas Komunikasi dan Informasi atau Diskominfo Kota Serang secara laman YouTube, Rabu 1 Juni 2022.
Baca Juga: Krakatau Steel Tegaskan Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp94 M Murni Tanggung Jawab Primkokas
“Segitu (Rp 67 miliar-red) kebesaran. Karena memang usulannya dengan protokol kesehatan. Mungkin itu yang akan kami kurangi,” ujar Syafrudin, kepada Bantenraya.com.
Syafrudin mengaku belum dapat menyepakati usulan anggaran untuk Pilkada Kota Serang 2024.
Pemkot Serang melalui TAPD Kota Serang mengaku masih membahas mengenai usulan anggaran dari KPU Kota Serang.
Baca Juga: Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, Walikota Serang Syafrudin: Pancasila Pemersatu Bangsa
“Ini dalam pembahasan. Saya kira 67 miliar ini dengan situasi Covid-19. Mungkin akan kita kurangi karena Covid-19 ini sudah menurun dan kita sudah di level dua ya tentunya harus disesuaikan,” ucap dia.
“Jadi tidak mungkin memperbanyak masker atau hand sanitizer kemudian juga prokes ini juga sangat disederhanakan. Nanti mungkin tidak 67. Mungkin kurang lebih di bawah 50,” jelasnya.
Sekadar diketahui sebelumnya KPU Kota Serang mengusulkan anggaran Pilkada Kota Serang sebesar Rp 67 miliar kepada Pemkot Serang.***



















