BANTENRAYA.COM – Banyak warga kurang mampu di Kabupaten Lebak tidak mendapatkan bantuan langsung tunai atau BLT minyak goreng.
Salah satunya terpantau di dua desa di Kecamatan Kalanganyar, serta Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Seperti diketahui BLT minyak goreng mulai dicairkan pada Sabtu 16 April 2022 di kantor desa dan kantor pos.
Baca Juga: Presiden Jokowi dan Anggota DPR Juga Dapat THR Lebaran 2022, Nilainya Wow!
Warga yang tidak mendapatkan BLT minyak goreng ini sempat protes, serta mendesak aparat desanya untuk segera mendata ulang warga yang berhak mendapatkan program tersebut.
Leman, warga Kampung Jugul, Desa Suka Mekarsari, Kecamatan Kalanganyar kepada bantenraya.com mengaku kecewa karena dirinya yang berstatus buruh serabutan tidak mendapatkan BLT minyak goreng.
“Saya heran, orang lain mendapatkan BLT, kok saya malah tidak mendapatkannya,” ujar Leman, Senin 18 April 2022.
Baca Juga: UPDATE VIDEO VIRAL Anak Ditusuk Ibunya, Ternyata Tak Sengaja Saat Memotong Lontong
Iroh, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, kecewa tidak terdata untuk mendapatkan BLT Minyak goreng.
Kepala Desa Banjarsari, Daud, mengatakan di desanya terdapat 10 warga kurang mampu yang tidak mendapatkan BLT minyak goreng.
Agar mereka mendapatkannya, maka pada Senin 18 April 2022 langsung didaftarkannya ke Dinas Sosial (Dinsos) Lebak.
“Staf saya sudah ke Dinas Sosial untuk mendaftarkan ke 10 warga tersebut,” ujar Daud.
Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra mengatakan, apabila masih ada warga kurang mampu, serta memenuhi syarat untuk menerima BLT, namun kenyataannya tidak mendapatkannya, masih bisa didaftarkan.
“Agar tidak rumit mendaftarkan ya silakan datanya bawa ke dinas kami,” kata Eka. ***


















